Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Mei 2024 | 01.07 WIB

Longsor Tewaskan 2.000 Orang, Papua Nugini Serukan Bantuan Internasional  

Tidak jelas berapa banyak orang yang tinggal dilereng bukit di kawasan hutan hujan tropis yang lebat ketika tanah longsor terjadi karena sensus resmi terakhir dilakukan 24 tahun lalu.

Dikutip dari Aljazeera, Selasa (28/5) Orang-orang pindah ke daerah tersebut dengan harapan menemukan emas di tambang terbuka dan tempat pembuangan limbah di dekat tambang emas Porgera, kata Banks, seorang profesor geografi di Universitas Massey di Selandia Baru yang penelitiannya berfokus pada pertambangan di Papua Nugini.

Tambang tersebut sekitar 20-30 km (12-19 mil) dari tanah longsor, yang memiliki efek langsung pada stabilitas tanah di sepanjang jalan.

Papua Nugini berada di peringkat ke-16 negara yang paling berisiko terhadap perubahan iklim dan bencana alam, menurut Indeks Risiko Dunia tahun 2022, meskipun negara ini hanya menyumbang sekitar 0,11 persen emisi gas rumah kaca global.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore