Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 November 2023 | 00.10 WIB

Berkomunikasi Dengan Guterres, Erdogan Tekan PBB Tuntut Israel di Pengadilan Internasional

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Umumkan Hari Berkabung Nasional Turki Selama Tiga Hari. - Image

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Umumkan Hari Berkabung Nasional Turki Selama Tiga Hari.

Jawapos.com -  Agresi yang dilakukan oleh pasukan militer Israel (IDF) di jalur Gaza sejak 7 Oktober lalu, telah membuat sejumlah negara mengecam tindakan tersebut.

Salah satu negara yang sangat mengecam tindakan Israel adalah Turki. Sang Presiden, Recep Tayyip Erdogan bahkan menyebut negara Israel sebagai ‘negara teroris’

Erdogan baru-baru ini melakukan komunikasi via telepon dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Komunikasi tersebut dilakukan menjelang pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas konflik yang terjadi di Gaza.

Dalam komunikasi tersebut, Turki menekan PBB bahwa Israel harus bertanggung jawab di pengadilan internasional atas kejahatan perang yang dilakukan di Gaza.

“Selama panggilan telepon tersebut, Presiden Erdogan mengatakan bahwa Israel tanpa malu-malu terus menginjak-injak hukum internasional, hukum perang, dan hukum kemanusiaan internasional dengan memandang mata komunitas internasional, dan Israel harus bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukannya di hadapan dunia. hukum internasional,” Ujar staf kepresidenan Turki.

Selain itu, pemimpin 69 tahun tersebut juga menekan Komunitas Internasional untuk membuka akses bantuan kemanusiaan serta upaya perdamaian abadi di Palestina.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan mengatakan, akan menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York.

Dalam sebuah pernyataan, mereka menambahkan bahwa Fidan juga akan mengadakan pertemuan dengan rekan-rekannya  beberapa negara Muslim dari Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) bulan ini untuk membahas permasalahan di Gaza.

Sebagai informasi, Sebagai informasi, Hingga saat ini,  Israel telah memperluas dominasi serangan di jalur Gaza baik dari udara maupun darat yang mengakibatkan bertambahnya korban jiwa.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, jumlah korban tewas di Palestina telah mencapai 15.00 orang. Sementara di Tepi Barat, 226 warga  tewas oleh serangan tentara IDF yang membabi buta.

Jumlah korban tersebut mencakup lebih dari 6000 anak-anak. 4000 wanita dan 611 orang lanjut usia. Pihak kementerian juga melaporkan lebih 35.000 orang lainnya terluka akibat perang ini.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore