Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Oktober 2023 | 12.33 WIB

RS Indonesia di Gaza Palestina Alami Krisis Obat-obatan

Foto arsip pengadaan fasilitas dan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. - Image

Foto arsip pengadaan fasilitas dan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina.

JawaPos.com–Rumah Sakit Indonesia di Gaza mengalami krisis obat-obatan. Sebab, belum ada bantuan yang masuk ke Gaza, kata Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia.

”Sejauh ini belum ada bantuan obat-obatan atau bantuan logistik yang bisa masuk,” kata relawan MER-C Indonesia Fikri Rohul Haq melalui media sosial X seperti dilansir dari Antara.

Fikri mengatakan, bantuan kemanusiaan masih belum bisa masuk Gaza. Sebab, perbatasan di Rafah menjadi target serangan Israel.

”Sampai saat ini belum ada bantuan yang bisa masuk ke Jalur Gaza mengingat pintu perbatasan masih tertutup,” ujar Fikri.

Fikri mengungkapkan, paramedis di RS Indonesia mengalami kelelahan akibat terus menerus bekerja selama 24 jam. Hal itu karena jumlah korban terus bertambah.

Pihak RS Indonesia berharap obat-obatan dan bantuan paramedis bisa segera masuk Gaza untuk membantu paramedis menangani korban terkena serangan.

Jumlah korban dari pihak Palestina per 17 Oktober, paling sedikit 2.350 orang meninggal dunia yang 600 di antaranya adalah anak-anak dan 400 lainnya perempuan. ”Sedangkan korban luka-luka lebih dari 9.000 orang,” kata Fikri.

Di Rumah Sakit Indonesia, sampai 17 Oktober, 470 orang meninggal dunia, 1.800 orang terluka, dan puluhan masih dirawat inap.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore