
Members of National Students
JawaPos.com - Kemarahan warga India terhadap Tiongkok menyusul konflik dan bentrokan di wilayah perbatasan semakin menjadi. Konflik tersebut menyebabkan sedikitnya ada 20 tentara India yang tewas di Lembah Galwan di wilayah Ladakh, Himalaya, wilayah sengketa di perbatasan.
Warga India yang marah membakar foto Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Kamis (18/6). Keluarga tak terima saat mengkremasi 20 tentara yang tewas dalam pertempuran brutal dengan pasukan Tiongkok di wilayah perbatasan. Warga India marah terhadap Tiongkok dan itu dilampiaskan dengan membakar foto Xi Jinping.
Usai bentrokan, tentara dari kedua negara saat ini tetap bersiaga di Lembah Galwan di wilayah Ladakh, Himalaya. India mengklaim Tiongkok juga ada korban. Namun, Tiongkok belum memberikan rincian kematian atau cedera pasukannya.
Dilansir dari The Straits Times, Kamis (18/6), Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar berbicara dengan diplomat senior Tiongkok Wang Yi bahwa kedua belah pihak sepakat untuk tidak mengambil langkah-langkah apapun yang kontraproduktif dan bisa meningkatkan masalah stabilitas di perbatasan yang diperebutkan.
Seorang pejabat India mengatakan perwira senior militer dari kedua belah pihak mengadakan pembicaraan pada Kamis (18/6) untuk meredakan ketegangan. Tetapi baik Jaishankar dan Wang menyerukan agar masing-masing bisa mengendalikan pasukan.
Dampak konflik tersebut membuat kelompok-kelompok nasionalis garis keras di India meningkatkan seruan untuk memboikot barang-barang Tiongkok dan pembatalan kontrak dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok.
Perusahaan smartphone Tiongkok membatalkan peluncuran online smartphone andalannya di India. Konflik kedua negara terjadi akibat sengketa wilayah yang berlangsung di Lembah Galwan di daerah Aksai Chin, Ladakh. Tentara India pada Selasa (16/6) malam mengonfirmasi ada tiga pasukan tewas. Kemudian mereka menyebut korban bertambah 17 tentara. Belasan tentara yang mengalami kondisi kritis tidak mampu bertahan hingga mengembuskan napas terakhir. Mereka berada di daerah bersuhu di bawah nol derajat di dataran tinggi.
Pasukan Tiongkok dianggap telah bergerak melebihi Garis Kontrol Aktual (LAC) antara India dan Tiongkok di wilayah itu. Tiongkok dan India telah terlibat pembahasan di perbatasan tersebut selama beberapa dekade. Tapi, kekerasan baru-baru ini adalah yang paling berdarah sejak 1967.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=6AwcszkC-TE
https://www.youtube.com/watch?v=FzjMWiPNqCE
https://www.youtube.com/watch?v=5kLRGpm5CXA

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
