
Otoritas Hongkong melarang partai yang mempromosikan kemerdekaan dari Tiongkok. Hal ini merupakan pertama kalinya pelarangan organisasi politik setelah Inggris menyerahkan Hongkong ke Pemerintah Tiongkok pada 1997 silam
JawaPos.com - Otoritas Hongkong melarang partai yang mempromosikan kemerdekaan dari Tiongkok. Hal ini merupakan pertama kalinya pelarangan organisasi politik setelah Inggris menyerahkan Hongkong ke Pemerintah Tiongkok pada 1997 silam. Sekretaris Keamanan Kota Hong Kong John Lee mengumumkan, Hongkong melarang beroperasinya Hongkong National Party.
Hal ini diumumkan dalam lembaran pemerintah, setelah 10 hari Hongkong National Party menolak keputusan pemerintah tersebut. Undang-undang di Hongkong memberikan izin untuk melarang keompok-kelompok yang memungkinkan merusak keamanan nasional dan ketertiban umum.
Lee mengatakan, itu akan menghalalkan segala cara untuk membuat kemerdekaan. Hal ini dinilai akan menjadi ancaman bagi keamanan nasional Hongkong. Hal ini juga di masukan kedalam kategori pelanggaran terhadap Undang-Undang Dasar.
Lee juga mengatakan Hongkong National Party telah menyebarkan kebencian dan diskriminasi terhadap Tiongkok daratan. “Kelompok itu juga telah menebarkan kebencian dan rasa diskriminasi,” katanya.
Dilansir Channel News Asia pada Senin, (24/9), Lee menyampaikan, pemerintah juga membuat larangan dibawah ordonasi perkumpulan Hongkong. Undang-undang tersebut dibuat pada era kolonial yang mengharuskan semua kelompok untuk mendaftar ke kepolisian.
Dilaporkan nama pemimpin Hongkong National Party, Andy Chan, 28 tahun, selama beberapa pekan ini sering muncul dalam media lokal maupun internasional. Tercatat pada Agustus 218 lalu ia muncul dalam acara Klub Koresponden Asing Hongkong. Namun kemunculannya dalam acara tersebut menuai kritik dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok dan pejabat-pejabat Tiongkok lain. "Saya tidak akan pernah berhenti mengejar kebebasan,” katanya.
Hingga saat ini Chan masih menolak untuk mengonfirmasi. Namun berhembus kabar bahwa ia akan mengajukan banding. Pemerintah Tiongkok masih berupaya untuk menemukan cara untuk mengurangi gerakan-gerakan kemerdekaan sesuai dengan peringatan yang dilontarkan Presiden Xi Jinping pada tahun lalu yang mengatakan, kedaulatan Tiongkok ada dalam garis merah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
