Amerika Serikat kembali mencoba untuk membeli Greenland
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan jika dirinya berencana bertemu dengan para pejabat Denmark minggu depan.
Pertemuan itu diadakan setelah pemerintahan Donald Trump kembali menegaskan niatnya untuk mengambil alih Greenland, pulau Arktik strategis yang merupakan wilayah otonom Denmark.
Rubio menyampaikan kepada sejumlah anggota parlemen terpilih bahwa niat pemerintah membeli Greenland bukanlah untuk merebutnya dengan kekuatan militer. Pernyataan ini disampaikan dalam pengarahan rahasia pada Senin malam di Capitol Hill, sebagaimana pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal berdasarkan keterangan sumber anonim yang mengetahui isi diskusi pribadi tersebut.
Pada hari Rabu (7/1), Rubio mengatakan kepada wartawan bahwa Trump telah membicarakan tentang akuisisi Greenland sejak masa jabatan pertamanya.
"Itu selalu menjadi niat presiden sejak awal. Dia (Trump) bukan presiden Amerika Serikat pertama yang telah meneliti atau mempertimbangkan bagaimana kita dapat mengakuisisi Greenland," kata Rubio.
Dia berada di Capitol Hill untuk pengarahan dengan seluruh senat dan DPR, di mana pertanyaan dari para anggota parlemen tidak hanya berpusat pada operasi pemerintah untuk menangkap mantan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, tetapi juga pada komentar Trump baru-baru ini tentang Greenland.
Ketegangan dengan negara-negara anggota NATO meningkat, setelah Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa bahwa militer Amerika Serikat selalu menjadi pilihan.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen memperingatkan awal pekan ini bahwa pengambilalihan oleh Amerika Serikat akan sama dengan berakhirnya NATO.
"Negara-negara Nordik tidak sembarangan membuat pernyataan seperti ini," kata Maria Martisiute, analis pertahanan di lembaga think tank European Policy Centre, kepada Associated Press pada hari Rabu.
"Tetapi Trump dengan bahasanya sangat bombastis, dan hampir menyerupai ancaman langsung serta intimidasi, mengancam sekutu lain dengan mengatakan 'Saya akan menguasai atau mencaplok wilayah tersebut'."
Rubio tidak menjawab secara langsung tentang pertanyaan apakah pemerintahan Trump bersedia mengambil risiko aliansi NATO dengan berpotensi melanjutkan opsi militer terkait Greenland.
"Saya di sini bukan untuk membicarakan Denmark atau intervensi militer, saya akan bertemu dengan mereka minggu depan, kita akan membicarakan hal itu dengan mereka saat itu, tetapi saya tidak punya hal lain untuk ditambahkan," kata Rubio.
Rubio juga mengatakan kepada wartawan, bahwa setiap presiden tetap memiliki pilihan untuk mengatasi ancaman keamanan nasional terhadap Amerika Serikat melalui cara militer.
Para pemimpin negara Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris bergabung dengan Frederiksen dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, yang menegaskan kembali bahwa pulau yang kaya mineral tersebut, serta menjaga jalur Arktik dan Atlantik Utara menuju Amerika Utara, merupakan milik rakyatnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
