Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 07.10 WIB

Barack Obama Kritik Kepemimpinan Donald Trump karena Penangguhan Acara Jimmy Kimmel sebagai Serangan terhadap Kebebasan Pers

Barack Obama (Instagram @barackobama)

JawaPos.com  Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengecam pemerintahan Donald Trump atas penarikan program 'Jimmy Kimmel Live' dari siaran.

Dilansir dari laman Variety pada Minggu (21/9), Obama menilai tindakan itu sebagai ancaman serius terhadap kebebasan berbicara di negara Amerika Serikat.

Melalui unggahan di platform X, Obama menyebut langkah pemerintahan Trump sebagai bentuk budaya pembatalan tingkat baru yang berbahaya.

Obama menulis bahwa pemerintah saat ini kerap mengancam perusahaan media dengan tindakan regulasi. Ancaman itu terjadi apabila media tidak memecat atau membungkam komentator yang tidak disukai pemerintah. Menurutnya, praktik seperti itu jelas merusak prinsip kebebasan pers.

Kontroversi bermula setelah ABC menghentikan produksi 'Jimmy Kimmel Live' pada Rabu. Penghentian itu dilakukan menyusul ancaman Komisi Komunikasi Federal (FCC) yang dipimpin Brendan Carr, pejabat yang ditunjuk Trump. Carr memperingatkan adanya pekerjaan tambahan bagi FCC bila tidak ada tindakan terhadap Kimmel.

Masalah itu berawal dari komentar Kimmel tentang pembunuhan Charlie Kirk dalam siaran. Kimmel menilai kelompok pendukung Trump, atau MAGA, berusaha menggambarkan pelaku sebagai pihak lain. Pernyataannya memicu kemarahan kalangan konservatif.

Setelah ancaman FCC, acara Kimmel ditarik dari stasiun afiliasi ABC milik Nexstar dan Sinclair. Nexstar saat ini tengah mengajukan persetujuan FCC untuk mengakuisisi Tegna. Sementara itu, Sinclair dikenal memiliki pandangan politik konservatif dan sedang menjajaki peluang merger lain.

ABC menghentikan produksi acara itu tanpa batas waktu. Keputusan diambil segera setelah pemilik stasiun mengumumkan penangguhan tayangan. Langkah ini memunculkan kritik luas terhadap dugaan campur tangan politik dalam dunia penyiaran.

Berbeda dengan Obama, Donald Trump justru menyambut baik pembatalan acara Jimmy Kimmel Live. Melalui Truth Social, ia menyebut keputusan ABC sebagai berita baik untuk Amerika.

Trump bahkan menilai Kimmel tidak berbakat dan memiliki rating yang buruk dibandingkan pembawa acara larut malam lainnya.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore