Barack Obama (Instagram @barackobama)
JawaPos.com – Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengecam pemerintahan Donald Trump atas penarikan program 'Jimmy Kimmel Live' dari siaran.
Dilansir dari laman Variety pada Minggu (21/9), Obama menilai tindakan itu sebagai ancaman serius terhadap kebebasan berbicara di negara Amerika Serikat.
Melalui unggahan di platform X, Obama menyebut langkah pemerintahan Trump sebagai bentuk budaya pembatalan tingkat baru yang berbahaya.
Obama menulis bahwa pemerintah saat ini kerap mengancam perusahaan media dengan tindakan regulasi. Ancaman itu terjadi apabila media tidak memecat atau membungkam komentator yang tidak disukai pemerintah. Menurutnya, praktik seperti itu jelas merusak prinsip kebebasan pers.
Kontroversi bermula setelah ABC menghentikan produksi 'Jimmy Kimmel Live' pada Rabu. Penghentian itu dilakukan menyusul ancaman Komisi Komunikasi Federal (FCC) yang dipimpin Brendan Carr, pejabat yang ditunjuk Trump. Carr memperingatkan adanya pekerjaan tambahan bagi FCC bila tidak ada tindakan terhadap Kimmel.
Masalah itu berawal dari komentar Kimmel tentang pembunuhan Charlie Kirk dalam siaran. Kimmel menilai kelompok pendukung Trump, atau MAGA, berusaha menggambarkan pelaku sebagai pihak lain. Pernyataannya memicu kemarahan kalangan konservatif.
Setelah ancaman FCC, acara Kimmel ditarik dari stasiun afiliasi ABC milik Nexstar dan Sinclair. Nexstar saat ini tengah mengajukan persetujuan FCC untuk mengakuisisi Tegna. Sementara itu, Sinclair dikenal memiliki pandangan politik konservatif dan sedang menjajaki peluang merger lain.
ABC menghentikan produksi acara itu tanpa batas waktu. Keputusan diambil segera setelah pemilik stasiun mengumumkan penangguhan tayangan. Langkah ini memunculkan kritik luas terhadap dugaan campur tangan politik dalam dunia penyiaran.
Berbeda dengan Obama, Donald Trump justru menyambut baik pembatalan acara Jimmy Kimmel Live. Melalui Truth Social, ia menyebut keputusan ABC sebagai berita baik untuk Amerika.
Trump bahkan menilai Kimmel tidak berbakat dan memiliki rating yang buruk dibandingkan pembawa acara larut malam lainnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
