Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Agustus 2025 | 05.00 WIB

Pertemuan Putin-Trump Buntu, Uni Eropa Tawarkan Jaminan Keamanan untuk Ukraina

Bangunan di Kharkiv Ukraina yang terkena serangan drone Rusia. (dok Reuters/Sofiia Gatilova) - Image

Bangunan di Kharkiv Ukraina yang terkena serangan drone Rusia. (dok Reuters/Sofiia Gatilova)

JawaPos.com – Tak ada kesepakatan yang berhasil tercapai terkait upaya mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina dalam pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska, Jumat (15/8). Kebuntuan ini membuat Uni Eropa (UE) mengeluarkan pernyataan keras soal jaminan keamanan bagi Ukraina selama upaya proses damai belum disepakati.

Dikutip dari The Guardian, Sabtu (16/8), Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen, mengatakan dalam sebuah unggahan di X, bahwa jaminan keamanan yang kuat bagi Ukraina menjadi penting dalam setiap upaya kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Jaminan ini menjadi sesuatu yang diupayakan Ukraina sebagai syarat minimum untuk memastikan kemampuan mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya di masa depan, di tengah ketiadaan keanggotaan NATO yang tetap mereka inginkan.

“Uni Eropa bekerjasama erat dengan Zelenskyy dan Amerika Serikat untuk mencapai perdamaian yang adil dan langgeng. Jaminan keamanan yang kuat yang melindungi kepentingan keamanan vital Ukraina dan Eropa sangatlah penting,” ujarnya.

Sementara itu, dikutip dari euractiv.com, para pemimpin Eropa telah mengeluarkan pernyataan terkait kesiapan mereka untuk terus menekan Rusia melalui sanksi, menyusul hasil pertemuan puncak antara Trump dan Putin yang buntu soal upaya mengakhiri perang di Ukraina.

“Kami akan terus memperkuat sanksi dan langkah-langkah ekonomi yang lebih luas untuk menekan ekonomi perang Rusia hingga perdamaian yang adil dan abadi tercapai,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Kanselir Jerman Friedrich Merz, serta Perdana Menteri Italia dan Inggris.

Selain itu, para pemimpin Eropa ini menekankan kesediaan mereka untuk bekerja sama dengan Trump dan Zelenskyy menuju pertemuan puncak trilateral dengan Rusia. Mereka juga menegaskan bahwa Moskow tidak dapat memiliki hak veto atas potensi keanggotaan Ukraina di Uni Eropa atau NATO.

Dalam konferensi pers bersama antara Putin dan Trump usai pertemuan selama 3 jam, Presiden AS tersebut menyebut banyak poin telah disepakati oleh keduanya. Meski, ada pula beberapa kesepakatan tidak terlalu signifikan.

“Satu poin mungkin yang paling signifikan kami tidak mencapainya,” ujarnya.

Pernyataan ini mengarah pada kesepakatan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina dalam perang di Ukraina yang terjadi sejak Februari 2022 lalu. Namun, Trump menegaskan, bahwa ada kemajuan besar untuk mencapai kesepakatan tersebut dalam pembicaraan di Alaska.

Dikutip dari Al Jazeera, pengamat menilai pertemuan ini memberi Putin “kemenangan diplomatik” setelah bertahun-tahun dikucilkan Barat akibat invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Pasalnya, dalam pertemuan tersebut, Putin disambut dengan karpet merah dan jabat tangan hangat dari Trump setibanya di pangkalan udara AS di Anchorage, Alaska, Jumat.

Ini menjadi pertama kalinya Putin menginjakkan kaki di wilayah Barat sejak ia memerintahkan invasi penuh ke Ukraina pada Februari 2022 lalu. Al Jazeera bahkan menyebut, suasananya sangat berbeda dibandingkan sambutan dingin Trump pada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih pada Februari 2025 lalu.

Usai berbicara tertutup kurang dari tiga jam, keduanya tampil di panggung secara bersama dan menyatakan telah membuat kemajuan dalam isu-isu tertentu. Meski, tanpa memberikan rincian dan tanpa menjawab pertanyaan dari wartawan internasional yang hadir.

Putin yang tampak optimistis, berbicara lebih dulu. Ia menyambut Trump dengan kalimat selamat siang, tetangga tercinta, merujuk pada kedekatan geografis antara Alaska dengan Rusia.

“Kami adalah tetangga dekat, dan itu fakta,” ujar Putin.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore