
Asap hitam keluar dari Kapel Sistina Rabu (7/5) malam, menandakan belum ada Paus terpilih. (Vatikan News)
JawaPos.com – Hari kedua Konklaf untuk memilih Paus ke-267 dimulai pagi ini di Kapel Sistina. Sebanyak 133 kardinal dari 70 negara melanjutkan proses pemungutan suara setelah hari pertama berakhir tanpa hasil.
Pada Rabu (7/5) malam, pukul 21.00 waktu setempat, asap hitam muncul dari cerobong Kapel Sistina, menandakan bahwa pemungutan suara pertama belum menghasilkan Paus baru.
Menurut laporan dari Vatican News, asap hitam tersebut mengepul tebal selama beberapa menit, disaksikan oleh ribuan umat Katolik yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.
Keheningan dan doa mengiringi momen tersebut, menunjukkan bahwa hingga pemungutan suara pertama selesai, belum ada kandidat yang mencapai dua pertiga suara yang dibutuhkan.
Umat yang hadir tampak tenang dan tetap optimistis sambil melanjutkan doa mereka di bawah gemerlap lampu kota Roma.
Proses pemilihan ini dilakukan dalam suasana tertutup dan penuh kerahasiaan, sesuai dengan tradisi Gereja Katolik. Para kardinal akan melanjutkan hingga empat putaran pemungutan suara setiap hari hingga tercapai mayoritas dua pertiga suara yang dibutuhkan untuk memilih Paus baru.
Meskipun belum ada kandidat yang secara resmi diunggulkan, beberapa nama seperti Kardinal Pietro Parolin dari Italia dan Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina sering disebut-sebut sebagai calon kuat. Namun, hingga saat ini, belum ada konsensus yang tercapai di antara para kardinal.
Proses konklaf ini berlangsung di bawah pengawasan ketat dan dengan pengamanan tinggi untuk memastikan kerahasiaan dan integritas pemilihan. Para kardinal dilarang berkomunikasi dengan dunia luar selama proses berlangsung.
Umat Katolik di seluruh dunia terus menantikan hasil konklaf dengan penuh harap. Setiap hari, mereka memantau cerobong asap di Kapel Sistina untuk melihat apakah asap putih—tanda terpilihnya Paus baru—akan muncul.
Konklaf ini dianggap sebagai momen penting bagi Gereja Katolik, terutama dalam menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan di masa depan.
Pemilihan Paus baru diharapkan dapat membawa semangat baru dan persatuan di tengah tantangan global yang dihadapi Gereja.
Proses konklaf akan terus berlanjut hingga Paus baru terpilih. Umat Katolik di seluruh dunia diimbau untuk terus berdoa agar Roh Kudus membimbing para kardinal dalam membuat keputusan yang bijaksana.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
