Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 01.17 WIB

Militer AS Bantah Adanya Serangan Angkatan Bersenjata Yaman Menargetkan Kapal Amerika di Teluk Aden

Pasukan Houthi merayakan selesainya pelatihan militer. (MEMO) - Image

Pasukan Houthi merayakan selesainya pelatihan militer. (MEMO)

JawaPos.com – Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Yaman memberikan pernyataan bahwa mereka akan menyerang kapal kargo militer AS di teluk Aden (22/1).

Angkatan Bersenjata Yaman melalui Yahya Sare’e memuat pernyataan bahwa mereka akan menyerang kapal kargo militer Amerika OCEAN Jazz milik Amerika, ujarnya melalui SABA (22/1).

Kabar penyerang itu segera dibantah oleh Militer AS dalam sebuah pernyataan mereka pada hari senin (22/1).

Dilansir dari Middle East Monitor (23/1), Militer AS, pada hari Senin, membantah klaim yang dibuat oleh Angkatan Bersenjata Yaman bahwa mereka telah menyerang kapal kargo Amerika, ‘Ocean Jazz’ di Teluk Aden.

Komando Pusat Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan berkata bahwa, pernyataan Angkatan Bersenjata Yaman terhadap keberhasilan mereka menyerang Ocean Jazz adalah tidak benar.

Komando AL Amerika menambahkan “NAVCENT telah menjaga komunikasi konstan dengan ‘M/V Ocean Jazz’ selama transit yang aman.”

Angkatan Bersenjata Yaman sebelumnya, menyatakan pasukannya telah menargetkan serangan rudal terhadap ‘Ocean Jazz’ di Teluk Aden. Namun tidak disebutkan kapan atau di mana tepatnya serangan itu terjadi atau apakah ada kerusakan yang ditimbulkan.

Yahya Sare’e juga mengatakan bahwa, Angkatan Bersenjata Yaman juga menegaskan bahwa mereka akan terus menanggapi setiap serangan Amerika atau Inggris terhadap negara kita dengan menargetkan semua sumber ancaman di Bahrain, Laut Merah dan Laut Arab.

Pasukan Amerika Serikat dan Inggris telah melancarkan serangan di seluruh Yaman terhadap pasukan Houthi dalam beberapa pekan terakhir.

Serangan AS dan Inggris ini merupakan tanggapan atas serangan pejuang Houthi selama berbulan-bulan terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Serangan yang dilakukan Pejuang Houthi merupakan bentuk respons mereka terhadap pembantaian di Gaza.

Kelompok Houthi, yang awalnya mengatakan mereka hanya menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel, mengatakan mereka juga akan menyerang kapal-kapal AS setelah serangan tersebut.

Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengatakan kapal yang disebutkan oleh Houthi pada hari Senin telah dikontrak oleh militer AS.

Serangan Houthi terhadap kapal-kapal di dan sekitar Laut Merah telah memperlambat perdagangan antara Asia dan Eropa dan membuat khawatir negara-negara dunia dengan meningkatnya perang di Gaza.

Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, mengatakan serangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang diserang Israel di Gaza.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore