Pemandangan kota Uni Emirat Arab (PEXEL.ID)
JawaPos.com – Uni Emirat Arab (UEA) telah resmi membuka pabrik bir pertama di Abu Dhabi setelah dalam beberapa dekade membatasi produksi alkohol.
Pabrik bir akan dibuka bulan ini di Abu Dhabi dan menjadi perusahaan pertama yang mendirikan tempat produksi alkohol secara legal di daerah tersebut.
Dilansir dari Morning China Today (15/1), Emirat telah memberikan izin kepada restoran Craft by Side Hustle untuk menjual bir keran yang dibuat di lokasi.
Anda sudah dapat membeli bir dan minuman beralkohol impor Side Hustle di toko minuman keras Uni Emirat Arab , tetapi semua produk kemasan tetap harus diproduksi di luar negeri berdasarkan peraturan baru.
Dibukanya pabrik bir ini adalah bagian dari perubahan undang-undang yang diterapkan di Abu Dhabi 2021 lalu, yang memungkinkan pemegang izin atau pemegang lisensi yang sah memfermentasi minuman beralkohol untuk dikonsumsi di lokasi.
Ini adalah sebuah langkah terbaru dari serangkaian langkah untuk melonggarkan undang-undang yang konservatif secara sosial di UEA dan kawasan Teluk sekitarnya, seiring dengan banyak negara yang membuka perekonomiannya bukan hanya dari industri minyak.
Diketahui bahwa, tempat produksi bir Craft by Side Hustle telah dibuka sejak 2023 lalu.
Perusahaan tersebut mengakui bahwa memiliki tanggung jawab yang besar sebagai gerakan kerajinan lokal itu.
"Kami mengakui tanggung jawab yang diberikan kepada kami dan kami merasa rendah hati dan bersemangat untuk membuka pabrik bir mikro kerajinan pertama di Abu Dhabi," kata salah satu pendiri Side Hustle Brews and Spirits, Chad McGehee.
CEO Chad McGehee, pindah ke UEA sekitar 14 tahun yang lalu sebagai karyawan perusahaan teknologi AS, IBM, dan ikut mendirikan Balmaghie pada tahun 2018. Ia menjalin ikatan dengan mitra bisnisnya karena kekecewaan mereka terhadap pilihan bir yang terbatas di negara tersebut.
“Kami memulai perusahaan ini agar kami dapat minum lebih baik di sini,” kata McGehee, penduduk asli negara bagian Louisiana, AS.
Perusahaan ini membuka pabrik pembuatan bir, serta penyulingan gin dan whisky, di negara bagian Pennsylvania, AS, dan menciptakan rasa yang menurut mereka akan menarik bagi ekspatriat di Teluk: pale ale, Pilsner ala Ceko dan Jerman, stout, dan lager.
Perusahaan ini mulai menjual bir di UEA pada tahun 2019, dan minuman beralkohol baru-baru ini.
Side Hustle juga membuat Hard Seltzer , yang menurut Mc Gehee populer di UEA meskipun popularitas hard seltzer memudar di Amerika Serikat.
Baca Juga: Pemerintah RI dan Uni Emirat Arab Bangun RS Kardiologi di Surakarta untuk Atasi Penyakit Jantung
Diketahui bahwa, sejak negara tersebut berdiri pada 1971, UEA sangat membatasi alkohol, walaupun Emirat mempertahankan tingkat pelarangan yang berbeda-beda.
Selama beberapa dekade, Uni Emirat Arab sudah menjadi tujuan komersial dan wisata utama, sebagian sebab peraturan yang kurang tepat mengenai konsumsi alkohol.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
