Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 01.38 WIB

Kebun Binatang Los Angeles Jadi Rumah bagi Satwa Liar yang Diselundupkan

Burung Myna Bali yang berhasil diselamatkan dari penyelundupan satwa liar ilegal tengah bertengger di rumah barunya di Kebun Binatang Los Angeles pada 27 Oktober 2023.(Sumber: REUTERS/Mike Blake) - Image

Burung Myna Bali yang berhasil diselamatkan dari penyelundupan satwa liar ilegal tengah bertengger di rumah barunya di Kebun Binatang Los Angeles pada 27 Oktober 2023.(Sumber: REUTERS/Mike Blake)

JawaPos.com -  Tampak beberapa hewan yang disita dari perdagangan satwa liar ilegal, telah ditempatkan di Kebun Binatang Los Angeles untuk dirawat.

Antara lain seekor tomistoma buaya memanjat di sekitar kandangnya yang berair, kura-kura yang sedang mengunyah tanaman, dan burung penyanyi Myna Bali bertengger di dahan. 

Dalam upaya untuk memastikan satwa liar yang terperangkap dalam perdagangan dapat bertahan hidup dan berkembang, Dinas Perikanan dan Margasatwa Amerika Serikat (FWS) telah bermitra dengan Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium (AZA) minggu lalu meluncurkan Jaringan Penyitaan Satwa Liar percontohan di California Selatan.

Tujuan mereka adalah untuk meluncurkan program ini ke seluruh negeri dan ke tempat-tempat rawan perdagangan hewan lainnya seperti Miami dan El Paso, Texas.

California Selatan dianggap sebagai pusat perdagangan satwa liar, sebagian besar berasal dari negara-negara Asia. Monyet, harimau, burung eksotik untuk perdagangan hewan peliharaan, reptil dan teripang untuk makanan dan pengobatan.

"Hal ini didasarkan pada kebutuhan dan keserakahan manusia dan hewan-hewan ini yang diperdagangkan di seluruh dunia dan pada dasarnya demi keuntungan," kata Dan Ashe, presiden dan CEO AZA dan mantan direktur FWS.

Jaringan dan sindikat kriminal telah membangun perdagangan satwa liar ilegal menjadi perusahaan kriminal bernilai miliaran dolar per tahun, kata Ashe.

Antara tahun 2015 dan 2019, FWS harus mencari perawatan dan rumah bagi hampir 50.000 hewan yang diperdagangkan terkait dengan lebih dari 800 rujukan kriminal.

Moka adalah seekor anak harimau Bengal yang coba diselundupkan oleh dua orang yang melintasi perbatasan Meksiko ke California pada 2017. Mereka ditangkap dan Moka mendapat perawatan hewan di kebun binatang dan sekarang tinggal di Lions, Tigers and Bears Rescue dekat San Diego.

Kecepatan adalah faktor penting ketika spesimen hidup ilegal ditemukan saat akan melewati izin di pelabuhan atau bandara dan disita atau ditinggalkan, sehingga memerlukan perawatan segera dari para ahli agar dapat bertahan hidup.

Beberapa di antaranya, seperti Myna Bali, merupakan spesies yang sangat terancam punah berdasarkan perjanjian Internasional CITES. Jumlah burung penyanyi dengan bulu putih dengan mata biru yang khas di alam liar itu kurang dari 100 ekor.

"Harapannya adalah kita bisa menjaga kesehatan hewan tersebut dan mereka dapat berkembang biak serta mendapatkan populasi yang sehat di kebun binatang dan akuarium," kata Jake Owens, direktur konservasi di Kebun Binatang Los Angeles.

Mereka juga perlu memastikan hewan yang disita tidak menyebarkan penyakit ke hewan lain atau manusia.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore