
Konflik Nagorno-Karabakh menjadi perseteruan panjang Armenia dan Azerbaijan.
JawaPos.com - Rusia dan Amerika Serikat saling menuduh satu sama lain atas ketidakstabilan di Nagorno-Karabakh, kawasan Kaukasus Selatan.
Kekhawatiran Rusia dan Amerika Serikat meningkat usai ribuan etnis Armenia di Nagorno-Karabakh meninggalkan Azerbaijan untuk menghindari pembersihan etnis sejak Senin (25/9).
Anatoly Antonov, Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat memperingatkan agar Washington tidak melakukan aksi provokatif yang bisa memperburuk hubungan Moskow dengan Armenia.
"Kami mendesak Washington untuk menahan diri untuk melakukan seruan dan tindakan berbahaya yang mengarah pada peningkatan sentimen anti-Rusia di Armenia," ujarnya dilansir dari Reuters pada Selasa (26/9).
Rusia dan Armenia telah memiliki hubungan kemitraan keamanan sejak runtuhnya Uni Sovet, tetapi hubungan keduanya memburuk setelah Presiden Putin melakukan invasi ke Ukraina pada 2022 lalu.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Matthew Miller mengatakan bahwa eksodus besar-besaran etnis Armenia di Nagorno-Karabakh jadi bukti ketidakmampuan Rusia sebagai mitra keamanan yang bisa diandalkan.
"Saya pikir Rusia telah menunjukkan bahwa mereka bukanlah mitra keamanan yang dapat diandalkan," ungkapnya.
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menyalahkan Rusia yang gagal untuk menjamin keamanan Armenia sedangkan Moskow mengatakan Armenia yang harus bertanggungjawab atas kemenangan Azerbaijan di Karabakh pekan lalu.
Moskow menilai Armenia memilih lebih dekat dengan Barat daripada menjalin bekerjasama bersama Rusia untuk mewujudkan perdamaian.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
