Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Maret 2019 | 20.30 WIB

Konflik India-Pakistan Berawal dari Perebutan Wilayah Kashmir

Kashmir berbatasan dengan kedua negara dan dibagi menjadi bagian India dan Pakistan. Keduanya percaya bahwa wilayah itu harus menjadi milik mereka sepenuhnya - Image

Kashmir berbatasan dengan kedua negara dan dibagi menjadi bagian India dan Pakistan. Keduanya percaya bahwa wilayah itu harus menjadi milik mereka sepenuhnya


JawaPos.com - India dan Pakistan telah berperang sejak kedua negara tersebut dibentuk pada tahun 1947 setelah diberikan kemerdekaan oleh Kerajaan Inggris. Jantung konflik adalah wilayah pegunungan Kashmir yang disengketakan antara India-Pakistan.


Seperti dilansir Sky News, Kashmir berbatasan dengan kedua negara dan dibagi menjadi bagian India dan Pakistan. Keduanya percaya bahwa wilayah itu harus menjadi milik mereka sepenuhnya.


Klaim Pakistan didasarkan pada fakta bahwa mayoritas penduduk daerah itu adalah Muslim, sementara New Delhi mengklaim kepemilikan karena, pada bagian, penguasa daerah saat itu memilih untuk bergabung dengan India.


1947-1948


Pertumpahan darah besar terjadi setelah penciptaan Pakistan yang sebagian besar Muslim dan tetangganya yang jauh lebih besar, Hindu, sekuler, India. Sekitar setengah juta orang tewas dalam kekerasan komunal setelah negara-negara itu dibentuk dan dalam jumlah yang sama masyarakat tidak memiliki rumah.


Konflik pertama dimulai pada Oktober 1947, dua bulan setelah negara-negara terbentuk, menyusul dukungan Pakistan terhadap pemberontakan Muslim di Kashmir.


Maharaja dari Kashmir memohon bantuan dari India sebagai imbalannya menjadi wilayah India. Namun sifat perjanjian itu telah lama diperdebatkan. Perang berakhir pada 1 Januari 1949, dengan pembentukan garis gencatan senjata.


1965


Perang kedua dimulai pada April 1965 dengan sengketa perbatasan yang meningkat menjadi pertempuran sebelum Pakistan mengklaim kemenangan. Perang berkobar lagi ketika Pakistan melancarkan serangan rahasia melintasi garis gencatan senjata ke Kashmir yang dikelola India.


India membalas dengan melintasi perbatasan internasional di Lahore sebelum keduanya berkomitmen pada gencatan senjata yang didukung PBB.


1971


Enam tahun kemudian, mereka mengangkat senjata lagi setelah Pakistan Timur, yang terletak di sisi lain India, menuntut kemerdekaan dari Islamabad. Ketika konflik meningkat menjadi perang saudara penuh, sekitar 10 juta orang pergi ke India, memberi New Delhi alasan untuk campur tangan.


Tentara Pakistan menyerah di Dhaka dan lebih dari 90.000 tentara menjadi tawanan perang India. Pakistan Timur menjadi negara merdeka Bangladesh pada 6 Desember 1971 dan negara baru itu diakui oleh Pakistan tiga tahun kemudian.


1989


Tumbuhnya kebencian Muslim terhadap pemerintahan India dan kedatangan pejuang Jihad Islam di Kashmir setelah Uni Soviet keluar dari Afghanistan menyebabkan perlawanan bersenjata pecah pada tahun 1989.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore