Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juli 2023 | 19.03 WIB

Imbas Pembatalan Good Vibes Festival 2023 Akibat Ulah The 1975, UMKM Sausage Sizzle Rugi  Rp 49 Juta

UMKM yang terkena imbas pembatalan Good Vibes Festival Malaysia. (Instagram/@sausagesizzlemy)

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital Malaysia resmi membatalkan seluruh rangkaian acara Good Vibes Festival 2023 akibat ulah Matty Healy, vokalis The 1975 yang berciuman dengan bassisnya, Ross MacDonald. Pembatalan ini berimbas pada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di tempat tersebut.

Pembatalan ini dikonfirmasi oleh pihak Good Vibes Festival 2023 dalam Instagram @goodvibesfest yang menulis pernyataan resminya.

"Dengan sangat menyesal kami mengumumkan sisa jadwal Good Vibes Festival 2023 (GVF2023), yang direncanakan hari ini dan besok telah dibatalkan mengikuti tindakan dan ucapan kontroversial yang dibuat oleh artis Inggris Matty Healy dari band The 1975," tulis pernyataan Good Vibes Festival pada Minggu (23/7).

Pembatalan Good Vibes Festival tidak hanya berimbas kepada manajemen penyelenggara, namun hal ini berimbas pada UMKM yang telah menyewa tempat di gelaran acara tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Nazri, pemilik Sausage Sizzle Malaysia dalam unggahan video Instagramnya yang memohon agar Kementerian Komunikasi dan Digital mempertimbangkan kembali keputusannya untuk membatalkan acara tersebut.

“Nama saya Nazri, saya adalah pemilik Sausage Sizzle Malaysia. Saya adalah salah satu dari banyaknya UMKM makanan yang berada Good Vibes Festival pada 20 sampai 23 Juli minggu ini,” ungkap Nazri.

Nazri mengatakan ia telah mengeluarkan biaya minimal RM15.000 atau sekitar Rp 49 Juta untuk menyiapkan stok makanan yang akan dijual di acara tersebut.

Namun, jumlah yang cukup besar itu belum termasuk sewa stan di tempat festival, Sirkuit Internasional Sepang, serta akomodasi, staf, logistik, dan waktu yang dihabiskan untuk persiapan.

"Saya memahami implikasi dari kejadian semalam dan dampaknya terhadap masyarakat Malaysia dari sisi sosial, politik dan ekonomi. Namun, kami semua adalah bisnis mikro yang berharap adanya kesempatan untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan kami,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan telah melewati masa-masa sulit di tahun ini dan kesempatan seperti ini di Good Vibes adalah hal yang jarang dan memohon Kementerian Komunikasi dan Digital untuk mempertimbangkan dampak keputusan ini.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore