
TERUS WASPADA: Militer Filipina menyisir jalanan Marawi. Mereka membebaskan warga yang menjadi sandera kelompok militan Maute.
JawaPos.com - Pertempuran di Marawi, Filipina, kemarin (30/5) kian sengit. Helikopter-helikopter tempur makin aktif memuntahkan peluru dan menjatuhkan bom di wilayah-wilayah yang dikuasai kelompok militan Maute dan para pendukungnya. Pasukan Bersenjata Filipina (AFP) meminta mereka menyerah jika tidak ingin meregang nyawa tertembus timah panas.
’’Kami menyerukan pada seluruh teroris untuk menyerahkan diri ketika masih ada kesempatan. Bagi teroris, tidak menyerahkan diri berarti siap mati,’’ ujar juru bicara AFP Brigjen Restituto Padilla. Dia berharap para pelaku teror tersebut mau menyerah agar korban jiwa dan kerusakan kota di kepulauan Mindanao itu tidak bertambah.
Sepanjang hari kemarin asap hitam tampak membumbung di berbagai titik. Pasukan Filipina memeriksa satu per satu bangunan untuk memastikan tidak ada anggota Maute di area tersebut serta membebaskan penduduk sipil yang disandera.
Sejak pertempuran di Marawi pecah pada Selasa (23/5), AFP berhasil membebaskan 439 penduduk yang menjadi tawanan. Namun, hingga kemarin, Pastor Teresito ’’Chito’’ Soganub dari Gereja Saint Mary dan belasan jemaatnya yang ditawan belum berhasil dibebaskan. Bahkan, Pastor Soganub ada dalam video yang dirilis Maute pada Senin (29/5). Dia tampak berdiri di jalan berdebu dan menggunakan celana serta kaus hitam. ’’Mereka (Maute, Red) tidak meminta apa pun, hanya tarik saja pasukan kalian dan hentikan serangan udara serta hentikan pengeboman,’’ ujar Soganub.
Sejauh ini jumlah penduduk sipil yang dipastikan tewas memang masih belum bertambah, yaitu 19 orang. Militan Maute yang tewas mencapai 65 orang dan 20 orang dari pasukan Filipina. Jumlah tersebut bisa bertambah karena tercium bau mayat yang sudah membusuk dari pasar yang masih dikuasai oleh Maute.
Berdasar sumber di intelijen Filipina, dari 400–500 militan bersenjata di Marawi, 40 di antaranya berasal dari luar negeri. Antara lain, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Saudi, Chechnya, Yaman, India, Maroko, dan Turki. ’’ISIS mulai jatuh di Iraq dan Syria dan mendesentralisasikan diri ke sebagian Asia dan Timur Tengah,’’ ucap Pakar Keamanan di S. Rajaratnam School of International Studies Singapura Rohan Gunaratna. Dia menjelaskan bahwa ISIS menyebar di Asia Tenggara. Filipina menjadi pusatnya.
Kepala Divisi Anti Terorisme Malaysia Ayob Khan Mydin membenarkan kabar bahwa ada 4 warganya yang bergabung dengan militan di Mindanao. Salah satu di antaranya adalah Mahmud Ahmad. Dosen di salah satu universitas di Malaysia itu didapuk mengambil alih kekuasaan ISIS di Asia Tenggara jika Isnilon Hapilon tewas terbunuh. Hapilon adalah pemimpin Abu Sayyaf, kelompok militan di kepulauan Jolo dan Basilan, yang tengah bersembunyi di Marawi, kota yang dikuasai Maute.
Penduduk Indonesia yang menjadi militan di Filipina juga banyak. Berdasar laporan intelijen yang dilihat oleh Reuters, ada 38 warga Indonesia di Filipina. Dari jumlah itu, 22 orang terlibat pertempuran di Marawi. Mereka ditengarai menyaru ikut pertemuan tahunan jamaah tablig di Marawi sebelum akhirnya menyelinap untuk bergabung dengan Maute. Pertemuan tersebut berlangsung beberapa hari sebelum operasi penangkapan Hapilon.
Menurut Kepala AFP Eduardo Año, Maute sengaja memicu konflik saat Ramadan. Mereka bahkan ditengarai memiliki rencana membakar habis Marawi. Tujuannya, menunjukkan pada dunia bahwa ada cabang ISIS di Filipina. Bukan sekadar nebeng nama, tetapi juga bisa memicu kerusuhan seperti di Syria dan Iraq.
Bantuan dari luar dan wilayah padat penduduk yang masih dikuasai oleh Maute membuat AFP sulit menumpas militan sadis itu secepatnya. Wakil Kepala Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Filipina Martin Thalmann menyatakan, stafnya mendapatkan laporan bahwa banyak penduduk yang tewas karena peluru dan sakit. Dia sudah meminta pertempuran dihentikan untuk sementara agar mereka bisa mengirimkan bantuan, tapi tidak digubris. (Reuters/AFP/Philstar/Inquirer/sha/c20/any)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
