Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juli 2017 | 16.00 WIB

Emoji: Ungkapan Perasaan Universal yang Hasilkan Keuntungan

Ilustrasi - Image

Ilustrasi



Twitter membanderol sekitar USD 1 juta atau setara dengan Rp 13,3 miliar untuk setiap ikon emoji khusus milik perusahaan yang digunakan di platform mereka. Beberapa perusahaan yang rela membayar adalah Coca-Cola, Pepsi, Starbucks, dan Disney.



”Para akademisi menyatakan bahwa ada lebih banyak interaksi ketika emoji digunakan,” tulis CNBC.



Sebagai contoh adalah apa yang dilakukan Twitter. Platform tersebut meluncurkan emoji berbentuk lebah pekerja untuk menghormati para korban serangan di Manchester Arena, Inggris. Ikon itu diluncurkan berbarengan dengan pertandingan uji coba antara Manchester United dan Manchester City Jumat (21/7) di Houston.



Itu adalah pertandingan pertama dua klub tersebut sejak serangan di Manchester Arena Mei lalu. Kedua tim yang selama ini bermusuhan sengit itu pun mengenakan kaus khusus dengan logo resmi Manchester, yaitu lebah pekerja tadi.



Itu adalah simbol dari tradisi kerja keras warga Manchester. Twitter memanfaatkan peluang tersebut dengan merilis emoji lebah pekerja yang bisa diaktifkan dengan menulis tagar #ACityUnited dan #ManchesterDerby.



Dalam sejarahnya, mengungkapkan emosi dengan gambar sudah berlangsung puluhan tahun lalu. Yaitu, dengan penemuan emoticon oleh ilmuwan komputer di Carnegie Mellon University, Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), Scott Fahlman.



Pada 19 September 1982 dia memperkenalkan emoticon :-) di papan buletin online di tempatnya mengajar. Emoticon itu digunakan untuk menunjukkan senyuman agar rekan-rekannya tidak salah paham ketika dia menulis candaan atau sindiran tapi dianggap sebagai sesuatu yang serius. Emoticon-emoticon lain pun lantas mulai bermunculan.



Nah, emoji lain lagi. Bentuknya sudah full gambar, bukan tanda baca. Emoticon jika dikirimkan ke perangkat lain yang berbeda bisa berubah, tapi tidak dengan emoji.



Jadi, jangan khawatir bakal ada miskomunikasi. Mengirim red heart ke orang yang dicinta lantas berubah jadi si wajah merah. Pakai tanduk lagi. Alias angry face with horns hiii.... (*)


Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore