Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 April 2017 | 02.56 WIB

Bersiaplah untuk Perang: Rusia dan Iran Mengancam Amerika Serikat

SEKUTU ASSAD: Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Presiden Iran Hassan Rouhani di Moskow, Rusia, pada 28 Maret lalu. - Image

SEKUTU ASSAD: Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Presiden Iran Hassan Rouhani di Moskow, Rusia, pada 28 Maret lalu.


JawaPos.com – Aksi koboi Donald Trump dengan mengirimkan rudal Tomahawk ke pangkalan militer Syria berlanjut dengan ancaman sekutu Syria, Rusia dan Iran.



Kedua negara tersebut mengancam akan membalas Trump dengan aksi militer bila Trump melanjutkan serangan udara ke Syria. Dalam ancaman yang memicu risiko perang, mereka mengatakan Presiden AS sudah melanggar garis merah saat menyerang pasukan militer rezim berkuasa Syria, Presiden Bashar al -Assad.



”Mulai sekarang kami akan merespons dengan kekuatan jika ada pelanggaran garis merah lagi. Dan, Amerika tahu kemampuan kami untuk membalas dengan baik,” ujar kepala militer Rusia dalam pernyataan gabungan dengan kelompok militan Hisbulah.



Kedutaan besar Rusia di London mengatakan pada Minggu (9/4) kalau bakal ada perang asli bila Moskow merasa ada pihak yang menggangu Syria. Namun, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson akan meminta dunia memberikan sangsi yang lebih berat kepada Rusia kecuali mereka menarik dukungan kepada Assad.


Permintaan itu akan dipaparkan dalam pertemuan negara-negara G7 di Italia pada Mei mendatang.(BBC/dailymail/CNN/tia)








Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore