Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 November 2023 | 23.26 WIB

Seusai Pemilu, Pemerintah Percepat Pembangunan di Papua: 6 Kabupaten Jadi Prioritas karena Kategori Merah

Seorang bocah yang menderita sakit kulit saat diperiksa dokter di Puskesmas, Enarotali, Kabupaten Paniai. - Image

Seorang bocah yang menderita sakit kulit saat diperiksa dokter di Puskesmas, Enarotali, Kabupaten Paniai.

JawaPos.com – Di tahun terakhir pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, pemerintah berupaya mempercepat pembangunan di Papua. Hasil pemetaan, enam kabupaten di sana masuk kategori merah sehingga menjadi prioritas percepatan pembangunan di semua sektor.

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Setwapres Velix Vernando Wanggai menuturkan, arahan dari Wapres, dibuat pemetaan daerah. Yaitu, daerah yang bersifat normal atau mereka sebut daerah putih. ”Kemudian, ada daerah merah, yang (perlu) kita kelola dengan baik,” kata Velix di sela temu media di Kota Malang, Sabtu (11/10) malam.

Pemetaan dan klasifikasi daerah itu bakal diikuti dengan strategi pembangunan yang tepat. Berdasar pemetaan, ditetapkan ada enam kabupaten yang masuk kategori merah. Perinciannya, tiga kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan. ”Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, dan Kabupaten Nduga,” jelasnya.

Tiga kabupaten lainnya ada di Provinsi Papua Tengah. Yaitu, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Paniai, dan Kabupaten Puncak.

Velix yang juga sekretaris eksekutif Badan Pengarah Papua (BPP) menjelaskan, ada beberapa tantangan yang dihadapi. Di antaranya, wilayah yang luas. Kemudian, kondisi geografis yang sulit serta penduduk yang menyebar.

Salah satu aspek yang menjadi prioritas adalah soal pangan. Seperti diketahui, beberapa hari terakhir kembali mencuat isu krisis pangan atau kelaparan di Papua. Velix mengatakan, persoalan yang muncul adalah ketergantungan masyarakat terhadap bahan pangan lokal, khususnya ubi jalar.

Pemerintah sedang mengupayakan pola pertanian yang cocok dan tidak rentan krisis akibat iklim di Kabupaten Yahukimo. ”Langkahnya, kita ciptakan sentra pangan di Yahukimo,” jelasnya. Sentra pangan itu tidak hanya ditanami ubi jalar, tetapi juga padi.

Isu pembangunan di Papua lainnya adalah soal politik, hukum, dan keamanan. Dia menegaskan, untuk sektor keamanan, terus diupayakan penanganan secara terukur. Velix mengatakan, upaya percepatan pembangunan Papua itu bakal digeber pasca coblosan pilpres pada 14 Februari 2024. Pemerintah saat ini sedang menyiapkan perpres tentang rencana aksi pembangunan Papua 2024. Nanti dipetakan langkah konkret pembangunan Papua meliputi sektor SDM, ekonomi, politik, dan keamanan. (wan/idr/c7/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore