Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Maret 2021 | 18.48 WIB

PUPR Perbaiki 9 Ruas Pantai Selatan Jawa Sepanjang 99,63 Km

PANORAMA ALAM: Jalur pantai selatan Jawa bisa menjadi jalan alternatif untuk para pengendara saat arus mudik Lebaran tahun ini. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN) - Image

PANORAMA ALAM: Jalur pantai selatan Jawa bisa menjadi jalan alternatif untuk para pengendara saat arus mudik Lebaran tahun ini. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN)

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membenahi sembilan ruas jalur pantai selatan (pansela) Jawa sepanjang 99,63 kilometer. Selain untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2021, perbaikan itu bertujuan untuk mendukung pariwisata dan meningkatkan perekonomian di wilayah sepanjang pansela Jawa.

Ramainya akses di jalan sepanjang 1.604 km yang membentang dari Banten hingga Jawa Timur (Jatim) tersebut diharapkan bisa mengurangi kesenjangan dengan wilayah pantai utara (pantura) Jawa yang potensi ekonominya lebih maju.

”Kita terus promosikan jalur pansela Jawa supaya orang tertarik lewat selatan. Karena tidak hanya jalannya yang bagus, tapi juga memiliki pemandangan yang indah, panoramic road, banyak objek wisata,” tutur Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (25/3).

Ditjen Bina Marga saat ini tengah meningkatkan kualitas layanan jalur pansela Jawa sepanjang 99,63 km. Terdiri atas sembilan ruas yang tersebar di wilayah Jawa Tengah (Jateng), DIJ, dan Jatim. Penanganan jalur meliputi pembangunan jalan baru, preservasi atau pemeliharaan, rehabilitasi, rekonstruksi jalan dan jembatan, serta pelebaran jalan.

Penanganan jalan pansela Jawa dilaksanakan melalui program regional road development project (RRDP) yang didanai Islamic Development Bank (IDB). Masa pelaksanaannya Agustus 2019 hingga Februari 2023.

Menurut data dari Ditjen Bina Marga Kemen PUPR, penanganan terbagi menjadi beberapa provinsi. Di Jateng, penanganan jalur dilakukan di dua ruas di Kabupaten Cilacap dan Kebumen dengan total panjang 10,65 km. Ruas pertama adalah Tambakreja–Bantarsari di Kabupaten Cilacap sepanjang 6,15 km dengan progres fisik 81,59 persen.

Di ruas tersebut dialokasikan anggaran Rp 95,45 miliar. Ruas kedua adalah Jladri–Karangbolong–Tambak Mulyo di Kabupaten Kebumen dengan panjang 4,5 km. Saat ini pengerjaan telah mencapai 93,97 persen dengan anggaran Rp 53,99 miliar.

Selanjutnya, di Provinsi DIJ tengah ditangani tiga paket pekerjaan jalur pansela sepanjang 17,32 km. Di antaranya penanganan Jembatan Kretek 2 sepanjang 2,02 km senilai Rp 364,62 miliar dan perbaikan ruas Legundi–Planjan di Kabupaten Gunungkidul sepanjang 4,7 km.

Saat ini pekerjaan telah mencapai 49,85 persen dengan anggaran Rp 80,46 miliar. Ada juga perbaikan ruas Jeruk Wudel–Baran–Duwet di Kabupaten Gunungkidul dengan panjang 10,6 km. Saat ini dikerjakan dengan progres 82,40 persen.

Penanganan jalur pansela selanjutnya di Jatim terdiri atas empat ruas. Yang pertama adalah ruas Prigi sampai batas Kabupaten Tulungagung–Klatak–Brumbun sepanjang 17,78 km dengan progres 29,39 persen. Kemudian ruas batas Kabupaten Tulungagung–Serang–batas Malang sepanjang 22,85 km dengan progres 45,92 persen.

Baca Juga: Nasabah BCA, BNI, Mandiri, BTN & BRI Diminta Ubah Kartu ATM ke Chip

Lalu ruas Jarit–Puger di Kabupaten Lumajang dan Jember sepanjang 23,18 km serta ruas simpang Balekambang–Kedungsalam di Kabupaten Malang sepanjang 17,87 km dengan progres 48,52 persen dengan biaya pengerjaan Rp 227,52 miliar.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/hPdI_yAEpBY

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore