
YA PENYANYI, YA PENULIS: Foto kiri, Dian Piesesha saat masih di aktif bernyanyi. Sekarang, selain bernyanyi, Dian disibukkan aktivitas menulis buku. (INSTAGRAM DIAN PIESESHA)
Penyanyi legendaris yang satu ini populer sejak 1980-an. Lagu Tak Ingin Sendiri ciptaan Pance F. Pondaag terkenal pada masanya. Setelah lama tak terdengar kabarnya, kini Dian Piesesha disibukkan dengan karya di luar tarik suara.
---
Halo, apa kabar?
Alhamdulillah baik.
Suara Anda masih terasa terdengar sama seperti dulu. Bagaimana menjaga kualitasnya?
Ya, alhamdulillah. Saya datar aja menjaganya. Biasa aja, nggak ada yang spesial buat saya. Semua ini adalah anugerah Tuhan.
Apa yang membedakan lagu Jangan Salah Menilai dengan ciptaan Anda yang dulu?
Karena ini lagu ciptaan saya, jadi lebih menuangkan isi hati ya. Mungkin emang dari dulu saya begitu, kalau curhat lewat lagu. Jadi udah biasa aja buat saya, hehehe.
Puluhan tahun berlalu, karya lama Anda masih disukai banyak orang?
Alhamdulillah, lagu-lagu lama saya masih tetap didengar dan disenangi banyak orang. Bersyukur semuanya berjalan dengan baik.
Adakah suka dan duka selama berkarir di industri musik tanah air?
Kalau suka-duka mah pasti ada, tapi saya orangnya tidak pernah usil sama orang. Saya selalu berdoa untuk siapa pun supaya diberi yang terbaik. Karena saya juga tidak pernah mau ada rasa iri dalam diri. Jadi, saya selalu berusaha melangkah dengan baik. Kalaupun Tuhan kasih duka sedikit, ya alhamdulillah, pasti di balik itu ada sesuatu yang lebih baik buat saya.
Jarang terlihat lagi, apakah masih percaya diri berkarir?
Dulu saya sering ninggalin keluarga, terutama anak, karena pekerjaan. Sekarang memang saya batasi. Supaya bisa lebih dekat dengan keluarga. Jadi bukan soal percaya diri atau nggak. Kalau nyanyi mah udah jadi makanan saya, hajar aja.
Kesibukan sekarang?
Live streaming, single album juga ada. Saya sekarang lagi banyak di rumah, kebetulan. Lebih ada banyak kesempatan untuk menulis. Jadi, lagi mau bikin buku nih.
Buku tentang apa?
Ini adalah buku pertama saya. Menceritakan perjalanan hidup dan karir saya dari dulu selama 40 tahun lebih. Tapi, tidak semua hal saya tuangkan, hanya yang manis-manis aja, hehe.
Apa alasan Anda membuat buku?
Dari dulu saya itu lebih banyak tidak terekspos. Bukan menutup diri ya, tapi karena memang saya selalu menjaga privasi dalam kehidupan. Kecuali soal pekerjaan, karya, dan nyanyi ya. Jadi, saya merasa mungkin orang juga perlu tahu siapa sih Dian Piesesha. Bagaimana zaman kecilnya, remaja, dan waktu perjalanan ke Jakartanya seperti apa.
Kapan target selesainya?
Saya nggak bisa menarget kapan, tapi saya kepengen sekali, kalau Tuhan mengizinkan, buku ini udah ada (jadi, Red) ketika (saya) usia 60 tahun. Ya, setahun lagi lah, tapi kalaupun tidak, ya sudah.
Jika sudah rampung, apa yang Anda harapkan dari buku tersebut?
Semoga orang-orang mau membaca buku saya. Karena di situ ada hal-hal yang bisa dijadikan contoh yang baik. Seperti saat saya menghadapi orang yang menyakiti saya dan ketika sedang sakit. Di situ tertuang semua. Siapa tahu bisa jadi sebuah inspirasi buat orang lain dalam menghadapi masalah atau kehidupan yang ruwet. Bahwa itu pasti ada jalan keluarnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SPqav6t8eEk

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
