
Photo
JawaPos.com - Usai terjadi cekcok di sebuah hotel di Kota Kediri Jawa Timur yang kemudian berujung pelaporan polisi terkait kasus KDRT, Ferry Irawan sempat meminta maaf kepada Venna Melinda sambil bersimpuh di hadapannya. Hal itu diungkapkan Ferry kepada Sunan Kalijaga selaku pengacara keluarga.
"Sebelum kasus ini jadi laporan polisi, Ferry nyatakan kepada saya dia sudah bersimpuh. Kira-kira kalau bersimpuh itu bukan sekedar 'eh maafin gua ya', tapi bersimpuh itu tentunya sesuatu yang kalau dilihat itu betul-betul menyesali perbuatannya," jelas Sunan Kalijaga di bilangan Cilandak Jakarta Selatan, Kamis (19/1).
Sekalipun ada permintaan maaf dari Ferry Irawan sambil bersimpuh, Sunan menyatakan bukan berarti sahabatnya itu telah mengakui perbuatannya melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga.
"Orang minta maaf karena emosi, 'maaf ya saya emosi, maaf ya saya bagaimana'. Bukan disimpulkan minta maafnya karena melakukan kekerasan KDRT seperti itu. Jadi itu tidak tepat ya, itu tidak benar," katanya.
Hal yang sama juga terkait video permintaan maaf Ferry Irawan sebagaimana beredar di media sosial. Meski sambil menangis meminta maaf kepada Venna Melinda, tidak harus disimpulkan dia telah melakukan KDRT. Keluarga Ferry Irawan sangat menyesalkan video pribadi untuk keluarga itu bisa beredar di publik.
"Keluarga sudah menyampaikan kepada saya, bahwa ada pihak yang menyebarluaskan video Mas Ferry nangis nangis. Tentunya di sini kita bisa mengambil satu contoh, keluarga sepakat tidak mau ambil jalur hukum kepada orang yang menyebar luaskan tanpa izin dan tanpa hak mas Ferry," tuturnya.
Sunan berpandangan, bisa saja penyebar video permintaan maaf Ferry Irawan dilaporkan ke ranah hukum karena menyebarkannya tanpa izin. Sebab, video itu disebut mempermalukan Ferry dan keluarga. Namun keluarga Ferry memutuskan tidak akan melakukan langkah hukum apapun dan tidak mau memperkeruh suasana.
"Artinya di sini kita bisa menilai, melihat bahwa keluarga besar mas Ferry seperti apa, legowo. Sampai detik ini tidak ada pihak keluarga yang ingin melakukan upaya hukum kepada siapa pun yang mengedarkan, dianggap bisa berdampak tidak baik terhadap Ferry dan keluarga," tuturnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
