
Komika Fajar Nugra mengaku mata kirinya sudah tidak dapat melihat sejak kecil.
JawaPos.com - Komika Fajar Nugra dipercaya membintangi sebuah film berjudul Pamali: Dusun Pocong. Film garapan sutradara Bobby Prasetyo ini diadaptasi dari game horor populer, Pamali: The Tied Corpse, karya StoryTales Studio.
Membintangi film layar lebar yang akan tayang mulai 12 Oktober 2023 mendatang merupakan kebanggaan tersendiri bagi Fajar Nugra. Dia pun merasa hal ini sebagai sebuah prestasi yang besar.
"Bisa sombong sekarang jadi bintang utama. Aku memang star syndrome," katanya dengan maksud bercanda di bilangan Central Park Jakarta Barat, Kamis (5/10).
Fajar Nugra sebelumnya memperkuat film KKN di Desa Penari. Kali ini dia kembali membintangi film horor Pamali: Dusun Pocong. Aktor berlatar belakang komika itu tak terlalu peduli dengan imej dirinya akan dikait-kaitkan publik sebagai pemain film horor. Tentang imej, dia menyerahkan sepenuhnya pada penilaian publik.
Memerankan karakter Cecep di film Pamali: Dusun Pocong sebenarnya ada kesulitan tersendiri dirasakan Fajar Nugra. Dia yang terbiasa dengan komedi dituntut untuk lebih serius.
"Saya stres sampai timbul jerawat batu di leher untuk menjalani syuting film Pamali. Tapi kata teman-teman yang lain, nothing to lose saja, lo pasti bisa," katanya.
Setelah dijalani, kesulitan yang awalnya sempat muncul dalam benaknya ternyata mampu dilewati dengan baik. Hal itu tidak lepas berkat bantuan tim yang kompak sekali membantu Fajar Nugra.
"Setiap peran yang datang ke saya pasti saya coba. Kayak di Pamali dapat tantangan serius, bisa nggak sih? Karena kan saya terbisa komedi," tuturnya.
Memiliki latar belakang komedi sebagai komika dan kini jadi bintang utama dalam sebuah film sejatinya di luar dugaan Fajar Nugra. Sebelumnya dia sama sekali tak terbayang bisa sampai ke titik ini.
"Jujur aku tidak pernah menyangka akan berada di titik ini. Aku dulu hanya menjalani stand up comedy karena suka, cinta. Buat aku ini adalah bonus yang sangat besar dari apa yang aku cintai," tuturnya.
Film Pamali: Dusun Pocong menceritakan tentang kisah 5 orang yang terdiri dari 3 orang wanita berprofesi sebagai tenaga medis dan 2 orang pria yang merupakan tukang gali kubur.
Ketiga orang wanita tersebut ditugaskan untuk membantu sebuah dusun terpencil yang sedang dilanda wabah mematikan. Sedangkan 2 orang tukang gali kubur diminta untuk menguburkan mayat masyarakat yang meninggal dalam jumlah banyak.
Saat mereka sedang menjalankan pekerjaannya, muncul gangguan mistis dari sejumlah pocong yang mengerikan. Kehadiran pocong itu membuat mereka sangat ketakutan. Apakah mereka telah melanggar adat istiadat?

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
