
Ilustrasi pemuatan logistik ke Kapal Ramadhan untuk Indonesia Timur dari ACT.
JawaPos.com - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah menyiapkan Kapal Ramadan untuk memulai perjalanannya ke Indonesia Timur. Kapal ini akan membawa berkah Ramadan hingga ke pelosok negeri, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dianggap angka kemiskinan tertinggi ketiga di Indonesia.
Ratusan ton paket pangan akan diangkut bersamaan dengan puluhan relawan pendistribusian maupun medis. Memulai dari Desa Anabanna, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, sekitar 100 ton sembako mulai dikemas pada Senin (28/5). Sidenreng Rappang (Sidrap) merupakan salah satu sentra penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan.
Koordinator Persiapan Paket Pangan Kapal Ramadan di Kabupaten Sidrab, Badan mengatakan, bahan pangan yang disiapkan berupa sembako seperti minyak kelapa, gula, dan beras.
“Beras yang akan dikirim ke saudara-saudara kita di NTT juga berasal dari kabupaten ini,” ungkap Badan dalam keterangan tertulis, Selasa (29/5).
Pemandangan yang tak asing pun terlihat dari gudang beras yang juga berfungsi sebagai tempat penggilingan padi. Lima puluh relawan dengan tangkasnya membawa, memilah, dan mengemas bahan pangan dalam sebuah kardus. Semua dilakukan secara berulang hingga bahan pangan tersebut rampung dikemas dalam 10 ribu paket pangan.
“Oleh karena itu, hari ini kami melibatkan sekitar 50 relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan. Insya Allah, Selasa esok, akan ada puluhan relawan tambahan lagi yang akan membantu proses pengemasan,” urai Badan.
Untuk saudara sebangsa
Merampungkan pengemasan 10 ribu paket pangan dalam waktu singkat merupakan tantangan tersendiri bagi Herwanto Herwan, yang mengkoordinir relawan pengemasan paket pangan Kapal Ramadan di Kabupaten Sidrap. Namun, ia bersama puluhan relawan lainnya terus berikhtiar untuk menyelesaikan pengemasan paket pangan hingga waktu yang ditentukan.
Bahkan salah satu relawan yang ikut pada kegiatan Kapal Ramadan, Herwanto mengungkapkan alasan ingin ikut karena mempunyai rasa kemanusiaan untuk membantu sesama saudara sebangsa.
“Karena ini untuk saudara sebangsa. Saya sendiri merasa kegiatan ini sangat berarti. Ini salah satu bentuk ikhtiar saya untuk bantu saudara-saudara saya di Indonesia Timur, khususnya daerah-daerah terpencil di NTT,” ungkap Herwanto, relawan MRI Makassar.
Ikhtiar baik ini juga didasari niatan kuat untuk meraih amalan terbaik di bulan Ramadan. Hal ini diungkapkan oleh Sudirman Tompo, relawan MRI Makassar lainnya yang ikut dalam proses pengemasan bahan bangan.
“Saya pribadi melihat ini sebagai ladang amal yang perlu kita manfaatkan, apalagi di bulan suci Ramadan. Di bulan terbaik ini, kita harus mewujudkan amalan terbaik,” jelas Herwanto.
Pengemasan bahan pangan Ramadan dilakukan oleh puluhan relawan dari berbagai daerah. Sebagian besar mereka yang berasal dari Makassar. Ada pula yang berasal dari Kabupaten Sidrab dan Kabupaten Soppeng.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
