
dr Stefanus Taofik semasa hidup
JawaPos.com - Pihak Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya memberikan keterangan dan klarifikasi seputar kabar duka dokter spesialis anastesi dr Stefanus Taofik, SpAn yang tutup usia saat bekerja di rumah sakit tersebut.
Almarhum semula dikabarkan meninggal akibat kelelahan bekerja piket Lebaran di RS Pondok Indah Bintaro Jaya. Pihak rumah sakit membenarkan bahwa almarhum adalah dokter paruh waktu di rumah sakit tersebut. Dokter Stefanus Taofik meninggal dunia pada Senin (26/6) saat melaksanakan tugas piket Lebaran.
"Yang jelas kami saat ini sedang berduka kehilangan sosok dokter Stefanus Taofik," tegas Humas RS Pondok Indah Bintaro Jaya, Hestia Amriani kepada JawaPos.com, Rabu (28/6).
Awalnya almarhum memang sedang melaksanakan tugas piket Lebaran. Namun dokter Stefanus tiba-tiba sakit dan meninggal dunia. Pihak rumah sakit tidak memberikan keterangan lebih detail soal penyakit yang diderita almarhum.
"Senin lalu (26/6) saat bertugas. Pada saat jaga almarhumah meninggal dunia. Kalau dari sepengetahuan kami sakitnya apa tentu harus melalui pemeriksaan dulu," kata Hesti.
Namun, pihaknya mengklaim almarhum sudah bekerja sesuai prosedur dan tidak diforsir dalam waktu lama hingga berhari-hari. Dokter Stefanus Taofik tidak bertugas selama lima hari berturut-turut tetapi hanya 2x24 jam.
"RS kami masih baru. Meskipun kejadiannya memang saat jam jaga tetapi untuk lamanya waktu bekerja menurut kami masih wajar. Saat kejadian tak banyak pasien karena masih tergolong rumah sakit baru," kata Hestia.
Almarhum tidak jaga piket 5 hari berturutan tapi memang 2x24 jam. Hanya saja saat itu di ICU tidak ada pasien dan tindakan operasi sedikit sehingga sebenarnya waktu istirahat bagi almarhum sudah cukup. Namun pihak rumah sakit belum memberikan secara detail apa penyebab kematian dokter Stefanus Taofik. Pihak rumah sakit juga belum berencana melakukan konferensi pers. (cr1/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
