Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Maret 2018 | 19.57 WIB

Alami Kebocoran Jantung, BJ Habibie Dipasangi Mitraclip

Presiden RI BJ Habibie saat melakukan ziarah di Makam Ainun di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, belum lama ini. - Image

Presiden RI BJ Habibie saat melakukan ziarah di Makam Ainun di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, belum lama ini.

JawaPos.com - Presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie sampai saat ini masih menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Munchen, Jerman. Kabar terbaru ahli pesawat terbang ini telah dilakukan pemasangan Mitraclip melalui proses katerisasi jantung (kateter) guna untuk mengatas kebocoran pada jantungnya.


Pemasangan mitraclip ini merupakan buah pengawasan sejak 27 Februari lalu. Menurut Direktur Eksekutif The Habibie Center, Ima Abdulrahim, pemasangan alat ini sendiri telah dilakukan pada hari kemarin.


"Setelah proses pemeriksaan dan pengawasan medis Sejak hari Selasa 27 Februari 2018 di Starnberg berjalan dengan lancar, Bapak BJ Habibie dipersiapkan untuk pemasangan Mitraclip melalui kateter yang akan berlangsung hari ini (Rabu 14 Maret 2018) jam 08:00 waktu setempat atau 14:00 WIB," ungkap Ima saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (15/3).


Mitraclip sendiri adalah klip kecil yang menempel pada selebaran katup mitral untuk membuat dua lubang kecil pada katup yang bocor. Prosedurnya dilakukan tanpa operasi, tapi melalui kateter.


Ima memastikan bahwa pemasangan mitraclip ini dilakukan oleh dokter terbaik di Eropa. "Penanganan dilakukan oleh tim dokter spesialis yang terbaik se-Eropa untuk metode ini," lanjut Ima.


Ima juga turut meminta doa kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk kesembuhan suami almarhumah Hasri Ainun. Ima juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Indonesia saat ini, Joko Widodo atas dukungannya selama Habibie dirawat.


"Terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk dukungan dari Bapak Presiden Joko Widodo dan seluruh rakyat Indonesia sampai sekarang," pungkas Ima.


Sebagaimana diketahui, saat melakukan kunjungan pribadinya ke Jerman pada 27 Februari 2018, Habibie dilarikan ke salah satu rumah sakit di Munchen akibat mengalami sesak nafas.


Setelah melakukan beberapa prosedur kesehatan, dokter mendiagnosis adanya kebocoran pada jantung. Namun kelainan katup jantung itu, dikatakan tidak memerlukan tindakan invasif.


Mendengar kabar buruk itu, Presiden Joko Widodo kemudian mengirim salah satu spesialis jantung dan pembuluh darah di tim dokter kepresidenan Dr. Lukman Hakim Makmun ke Jerman guna mendampingi Habibie selama menjalani perawatan.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore