
Pengemudi Blue Bird Lilly Mulawato telah bergabung dengan Bluebird selama lebih dari 12 tahun. (Istimewa)
JawaPos.com–Dalam semangat Hari Kartini, PT Blue Bird Tbk menyoroti kiprah para srikandi, pengemudi perempuan yang hadir sebagai sosok tangguh dan profesional dalam memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Sebagai perusahaan transportasi yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan, Bluebird secara konsisten memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan aktif. Termasuk di profesi yang kerap dianggap maskulin seperti pengemudi.
Hingga saat ini, Bluebird telah memiliki lebih dari 280 pengemudi perempuan yang bertugas di layanan Bluebird, Silverbird, hingga Goldenbird. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah pengemudi perempuan tumbuh hampir 2,5 kali, mencerminkan meningkatnya keterlibatan aktif perempuan dalam profesi ini.
Perempuan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Bluebird, yang didirikan sosok ibu tangguh, Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono, menanamkan nilai peduli, integritas, pelayanan prima, dan pola pikir berkembang. Semangat tersebut terus hidup lewat pemimpin perempuan, seperti Noni Purnomo, CEO Bluebird 2019–2021 dan pendiri Bluebird Peduli; Irawaty Salim, CFO Bluebird; hingga GM Operasional di beberapa pool yang mengelola seluruh aktivitas harian, termasuk pengemudi, bengkel, dan administrasi.
”Inklusivitas terhadap perempuan adalah bagian dari identitas Bluebird. Kami terus mendorong lebih banyak perempuan untuk berkembang dan menjadi inspirasi, baik di balik kemudi maupun di seluruh lini perusahaan,” ungkap Adrianto Djokosoetono, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk.
Kesempatan menjadi pengemudi perempuan mulai dibuka pada 2010, sebagai wujud komitmen Bluebird terhadap kesetaraan. Kini, Srikandi Bluebird hadir di seluruh Indonesia, termasuk Jadetabek, Surabaya, Bali, Palembang, dan kota besar lain.
Menariknya, pengemudi perempuan Bluebird datang dari rentang usia 24 hingga 60 tahun, dengan proporsi yang hampir seimbang antara kelompok usia 29–44 tahun dan 45 tahun ke atas. Sekitar 5 persen lainnya berasal dari generasi muda, dengan usia termuda saat ini 24 tahun.
Bagi para Srikandi Bluebird, menjadi pengemudi bukan hanya soal mencari nafkah, tapi juga ruang untuk tumbuh dan menata masa depan dengan cara mereka sendiri.
Lilly Mulawato, 54, telah bergabung dengan Bluebird selama lebih dari 12 tahun. Sebelumnya, dia sempat merasa dunia kerja kantoran bukan tempat yang cocok.
”Saya pernah nyeletuk, kalau Bluebird buka lowongan pengemudi perempuan, saya mau daftar. Ternyata suatu hari, pas bantuin suami di usaha cuci mobil, ada pelanggan Bluebird yang nawarin kerja. Suami nggak bisa nyetir, akhirnya saya yang ditawarin. Saya baru tahu kalau perempuan juga bisa jadi pengemudi di Bluebird,” cerita Lilly Mulawato.
Lilly mengaku menikmati profesi yang membawanya bertemu banyak orang baru dan memberinya kebebasan waktu. Salah satu pengalaman yang paling dia kenang adalah terpilih menjadi perwakilan pengemudi dalam sebuah acara resmi dan bertemu langsung dengan menteri.
Selain itu, profesi ini juga membuka jalan bagi masa depan anaknya. ”Anak saya dapat Beasiswa Bluebird Peduli sejak SMK hingga kuliah sekarang ini. Itu yang bikin saya merasa pilihan ini tidak salah,” tambahnya.
Sementara itu, Anne Mary, 43, memulai perjalanan sebagai pengemudi Bluebird setelah lebih dari 20 tahun menjalani peran sebagai ibu rumah tangga. Keputusan untuk kembali bekerja bukan hal yang mudah, terlebih dengan tantangan menjalani profesi baru di usia yang tidak lagi muda.
”Sudah lama saya nggak kerja, jadi ada rasa takut sendiri. Bukan karena nggak bisa, tapi lebih ke masih sanggup nggak ya? Apalagi jadi pengemudi, itu sesuatu yang benar-benar baru buat saya,” kenang Anne.
Namun, dengan semangat dan dukungan dari lingkungan sekitar, Anne perlahan menemukan ritmenya. Dia merasa terbantu dengan pelatihan serta kebiasaan saling membantu di lapangan antar sesama pengemudi.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
