
Situasi malam hari di depan Ka
JawaPos.com – Melakukan ibadah haji merupakan satu kewajiban umat muslim bagi yang mampu.
Datang ke Masjidil Haram adalah impian setiap umat muslim di seluruh dunia.
Melihat ka'bah dan berdoa disana serta merenungi setiap dosa yang sudah dilakukan.
Ka’bah, bagunan suci umat islam sebagai rumah ibadah pertama yang dibangun manusia sebagai kiblat umat islam di seluruh penjuru dunia.
Ka'bah dibangun dan direnovasi pada zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan bimbingan malaikat Jibril.
Ka'bah sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi Adam.
Usia Ka'bah yang sangat tua menyebabkan salah satu sebab Allah menunjuk ka'bah sebagai arah shalat daripada Yerusalem.
Ka’bah hanyalah bagunan yang berbentuk persegi, tetapi lebih dari bagunan, seluruh umat muslim telah mengikat sumpah pengabdian, dari hidup, mati, cinta, hajat, shalat hanya kepada Allah disana.
Tempat paling mulia dimuka bumi, yang pantas dijadikan Allah sebagai Istana-Nya di dunia.
Kegemerlapan Ka'bah berupa seruan dzikir manusia saat beribadah di sana.
Tak terbesit dalam pikiran manusia, tidak akan terlihat keindahan, seni, ataupun kualitas materialnya.
Berada di Mekkah dan Madinah sangat dianjurkan untuk memperbanyak Doa. Kedua tempat ini merupakan tempat yang mustajabah.
Doa dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur atas keagungan Allah SWT dan hajat yang diinginkan.
Berikut ini doa yang bisa dibaca saat melihat Ka'bah
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ وَاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
