
Menu sate buah
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan tidak lama lagi. Hampir dua pekan menjelang. Selama bulan suci tersebut, setelah sehari berbuka umat muslim berupaya berbuka puasa dengan yang segar untuk melepas dahaga. Buah-buahan menjadi menu tidak terlupakan saat berbuka.
Bagi penderita atau penyintas kanker ada yang berupaya untuk tetap berpuasa. Mereka menjadikan buah yang mengandung antioksidan, serat, maupun vitamin C dikenal sebagai nutrisi.
Secara umum, buah dalam bentuk apa pun semuanya bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi sesuai porsinya. Beberapa kandungan seperti antioksidan, serat, maupun vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang bermanfaat bagi penderita kanker. Berikut adalah resep mudah membuat makanan penutup yang juga bisa menjadi referensi takjil Ramadhan menurut Community Cancer Center.
1. Truffle Coconut Tanpa Oven
Melansir dari Health Line, kurma medjool mengandung antioksidan yang tinggi seperti flavonoids, carotenoids, dan phenolic acid yang bersifat anti-inflamasi dan terbukti mengurangi risiko kanker. Jika Anda bosan dengan cara mengkonsumsi kurma yang itu-itu saja, berikut adalah cara menikmati kurma medjool dengan menjadikannya sebagai bahan untuk truffle.
Bahan-bahan:
Cara Membuat:
2. Sorbet Nanas dan Mangga
Enzim Bromelain yang ditemukan dalam batang nanas, memiliki sifat anti-inflamasi dan telah terbukti memiliki efek anti tumorigenik. Pada jurnal onkologi berjudul Anticancer Properties Of Bromelain: State-Of-The-Art And Recent Trends yang dilakukan di University of New South Wales, Australia, enzim ini mempunyai efek antikanker, yang juga memiliki sifat antiproliferatif pada sel-sel karsinoma lambung dan usus besar. Bromelain juga dapat menginduksi protein terkait apoptosis dan menghambat ekspresi faktor-faktor tertentu yang mendorong pertumbuhan tumor.
Polyphenols dalam mangga juga terbukti dapat menjadi senyawa anti-kanker, yang dapat membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif, sebuah proses yang terkait dengan berbagai kondisi kesehatan, termasuk kanker usus besar, paru-paru, prostat, payudara, dan tulang. Polifenol dalam mangga juga telah menunjukkan efikasi anti-kanker pada sel tumor yang tidak dimodifikasi secara genetik secara in vitro (di laboratorium).
Hal ini dibuktikan dalam artikel berjudul Polyphenols as Modulator of Oxidative Stress in Cancer Disease: New Therapeutic Strategies dari Regina Elena National Cancer Institute, Italia. Nanas dan mangga sama mengandung antioksidan, yang bermanfaat untuk mengurangi resiko kanker. Anda bisa mengkombinasikan kedua buah tersebut dengan membuatnya menjadi sorbet yang segar.
Bahan-bahan:
Cara membuat:
3. Sate Buah dan Yogurt
Mengutip dari National Foundation for Cancer Research, stroberi kaya akan antioksidan, serat, polifenol, anthocyanins, dan ellagic acid yang bersifat anti-kanker. Sedangkan jeruk siam, jeruk mandarin, atau buah citrus lainnya kebanyakan memiliki nobiletin, tangeretin, dan polymethoxyflavones yang memberikan manfaat yang sama pada sel kanker. Anda bisa menyesuaikan ketersediaan buah yang lebih mudah ditemukan

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
