Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 April 2024 | 21.53 WIB

Tips Jaga Kebugaran Tubuh di Bulan Ramadhan dari Youseff Chippo, Mantan Playmaker Timnas Maroko dan FC Porto

BERPENGALAMAN: Youseff Chippo berusaha memberikan tips jaga kebugaran tubuh di bulan Ramadan berdasarkan pengalamannya di liga top eropa. (Soccerzz.com) - Image

BERPENGALAMAN: Youseff Chippo berusaha memberikan tips jaga kebugaran tubuh di bulan Ramadan berdasarkan pengalamannya di liga top eropa. (Soccerzz.com)

JawaPos.com — Bulan Ramadan, sebuah periode sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet profesional, termasuk para pemain sepak bola.

Bagi mereka yang berjuang untuk menjaga kebugaran tubuh dan tetap tampil maksimal di lapangan, menjalani puasa dari terbit hingga terbenamnya matahari bisa menjadi ujian yang besar.

Namun, dengan pemahaman tepat dan strategi yang sesuai, Ramadan dapat menjadi momen untuk meningkatkan spiritualitas dan kesehatan secara keseluruhan. Youseff Chippo, mantan playmaker Timnas Maroko dan FC Porto, memiliki pengalaman pribadi yang menarik seputar menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan.

Sebagai seorang pemain sepak bola profesional, Youseff Chippo menghadapi tantangan unik ketika Ramadan tiba. Pada awal kariernya di Portugal bersama FC Porto pada 1997, Youseff Chippo awalnya menyembunyikan fakta bahwa dia sedang menjalani puasa Ramadan.

Dalam lingkungan yang mungkin belum terbiasa dengan praktik tersebut, Youseff Chippo merasa perlu membuktikan dirinya di lapangan tanpa harus mengungkapkan bahwa dia sedang berpuasa.

Namun, setelah mengalami beberapa hari penuh pusing dan sakit kepala akibat tidak makan dan minum selama berlatih, Youseff Chippo akhirnya memberanikan diri untuk bercerita kepada timnya.

Tanggapan dari klub pun positif, dengan segera menyusun rencana untuk membantu Youseff Chippo menjaga energi dan kesehatannya selama Ramadan.

Pengalaman Youseff Chippo adalah cermin dari perjalanan banyak pemain Muslim dalam dunia sepak bola profesional. Untuk bertahan dalam kompetisi yang menuntut, para pemain telah mengandalkan strategi improvisasi dan kecerdikan untuk membatalkan puasa mereka di tengah-tengah pertandingan saat waktunya berbuka.

Ide gemilang mulai dari rekan setim yang pura-pura cedera untuk memberikan kesempatan kepada pemain Muslim untuk minum dan makan di sela-sela pertandingan, hingga menyelipkan kurma atau minuman manis ke tangan pemain di saat yang tepat, berbagai cara telah ditempuh untuk membantu para pemain menjalani Ramadan tanpa mengganggu performa mereka di lapangan.

Namun, perubahan terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Sepak bola, yang dulunya melihat puasa oleh pemain Muslim sebagai sesuatu yang perlu dihindari atau dikritik, kini aktif mengubah sikapnya. Di liga-liga terkaya dan tim-tim elit di seluruh dunia, termasuk Liga Premier, pemain Muslim kini mendapatkan dukungan penuh dalam menjalani puasa Ramadan.

Mereka tidak hanya didukung dengan program nutrisi khusus dan jadwal latihan yang disesuaikan, tetapi juga diizinkan untuk beristirahat dan membatalkan puasa di lapangan selama pertandingan.

Perubahan ini tidak hanya mencerminkan penerimaan baru terhadap keragaman dalam kompetisi-kompetisi kaya, tetapi juga diilhami oleh nilai-nilai ekonomi yang tinggi dari bintang-bintang sepak bola Muslim. Pemain Muslim kini menjadi investasi bernilai ratusan juta dolar bagi tim-tim elit, dan mereka semakin vokal tentang apa yang mereka butuhkan.

Salah satu contohnya adalah Mohamed Elneny, gelandang Mesir yang bermain untuk Arsenal di Liga Premier. Elneny, bersama dengan rekan setimnya, mendapatkan persiapan khusus sebelum dan selama Ramadan untuk memastikan performa mereka tetap optimal.

Arsenal dan klub-klub lainnya di Liga Premier juga telah menyadari pentingnya mendukung pemain Muslim dalam menjalani ibadah Ramadan.

Namun, tidak semua negara mengikuti jejak yang sama. Di Prancis, misalnya, federasi sepak bola baru-baru ini mendapat kritik setelah mengeluarkan panduan yang melarang pemain berpuasa selama pertandingan dan latihan dengan tim nasional.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore