
Smile makeover modern menggabungkan Dental Implant, Invisalign, dan Veneer sesuai kondisi gigi untuk menciptakan senyum sehat dan natural. (Dental Aesthetic Clinic)
JawaPos.com — Memiliki senyum yang menarik tidak selalu berarti memiliki gigi yang sangat putih atau terlihat sempurna. Dalam kedokteran gigi modern, konsep smile makeover berkembang menjadi perawatan yang mempertimbangkan lebih banyak aspek, mulai dari susunan dan bentuk gigi, kesehatan gusi, fungsi gigitan, hingga kesesuaian senyum dengan karakter wajah seseorang.
Perkembangan teknologi kedokteran gigi juga membuat perawatan estetika kini dapat direncanakan dengan lebih terukur. Pemeriksaan digital, pemindaian intraoral, hingga perencanaan perawatan berbasis komputer membantu dokter menentukan tindakan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Dalam kondisi tertentu, smile makeover dapat melibatkan satu jenis perawatan. Namun pada pasien dengan masalah gigi yang lebih kompleks, beberapa prosedur seperti Dental Implant, Invisalign, dan Dental Veneer dapat menjadi bagian dari satu rangkaian perawatan.
Dental Implant untuk Mengembalikan Gigi yang Hilang
Kehilangan gigi bukan hanya persoalan penampilan. Jika dibiarkan, ruang kosong akibat gigi yang hilang dapat memengaruhi fungsi mengunyah dan posisi gigi di sekitarnya.
Salah satu pilihan untuk menggantikan gigi yang hilang adalah Dental Implant. Perawatan ini menggunakan implan yang berfungsi sebagai akar gigi buatan dan ditempatkan pada tulang rahang. Setelah proses penyatuan dengan tulang yang dikenal sebagai osseointegration, implan kemudian dapat digunakan sebagai penyangga mahkota gigi.
“Dental Implant dapat menjadi pilihan untuk pasien yang kehilangan satu gigi, beberapa gigi, maupun kondisi kehilangan gigi yang lebih luas. Karena implan ditempatkan pada tulang rahang, perawatan ini dapat membantu mengembalikan fungsi dan memberikan tampilan yang menyerupai gigi alami,” ujar drg. Cindy Callista Saconk.
Salah satu kelebihan implant dibandingkan bridge konvensional adalah tidak selalu membutuhkan pengasahan gigi sehat di sebelahnya sebagai penyangga.
Namun, tidak semua pasien dapat langsung menjalani implant. Kondisi tulang rahang, kesehatan gusi, kebiasaan merokok, kebersihan mulut, serta kondisi kesehatan secara umum perlu menjadi pertimbangan sebelum tindakan dilakukan.
Karena itu, pemeriksaan menjadi bagian penting sebelum dokter menentukan apakah Dental Implant merupakan pilihan yang tepat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022