
Ilustrasi
JawaPos.com - Bahaya kanker rahim sudah sangat mengkhawatirkan. Jika tak tertangani sedini mungkin dapat mengakibatkan kematian. Salah satu cara mendeteksi kanker ini dapat dilakukan dengan pap smear.
“Pap smear adalah prosedur pengambilan sampel sel dari leher rahim. Tujuannya untuk mendeteksi perubahan sel leher rahim yang berpotensi menjadi sel kanker. Semua perempuan yang sudah melakukan hubungan seksual sebaiknya melakukan pap smear,” terang dr Djaja Santosa SpOG, dikutip dari prokal.co (Jawa Pos Group), Senin (26/6).
Dokter spesialis kandungan dan kebidanan tersebut mengatakan, pap smear bisa dimulai setelah tiga tahun melakukan hubungan seksual atau pada usia 21 tahun. Pap smear dilakukan setiap tahun sampai usia 30 tahun dan selanjutnya tiap 2-3 tahun.
“Perempuan yang ingin pap smear masuk ke dalam sebuah ruangan dan berbaring terlentang dengan posisi kedua kaki terbuka dan lutut ditekuk. Dokter akan memasukkan alat ke dalam vagina dan mengambil sampel sel rahim menggunakan sikat lembut atau bisa dengan spatula. Ini tidak sakit,” terang dokter Rumah Sakit Umum (RSU) Samarinda Medika Citra (SMC) tersebut.
Sampel ini, lanjut dia, kemudian akan diperiksakan. Jika hasilnya negatif artinya tidak ditemukan sel tidak normal pada rahim. Jika hasilnya positif, artinya ditemukan sel tidak normal pada leher rahim. Namun belum tentu mengarah ke keganasan, bisa saja akibat infeksi. Untuk memastikan, dokter biasanya melakukan kolposkopi. Yaitu melihat dengan suatu alat pembesar khusus untuk melihat vulva, vagina, dan serviks.
“Hasil pap smear bisa tidak akurat jika sampel sel yang diambil terlalu sedikit atau terdapat darah yang menutupi sel yang tidak normal. Selain itu, sel kanker bisa saja berkembang beberapa tahun kemudian. Sehingga disarankan melakukan pemeriksaan rutin,” terang dokter yang praktik di Apotek Kimia Farma, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda tersebut.
Dia mengatakan, hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum pap smear yakni hindari hubungan intim atau mencuci vagina dengan pembersih vagina 2-3 hari sebelum pemeriksaan. Selain itu, tunda pap smear jika sedang menstruasi. (*/yuv/her/fab/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
