Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 12.55 WIB

Mengapa Penderita Down Syndrome Terlihat Sama Serta Memiliki Wajah yang Khas? Simak!

Ilustrasi Penderita down syndrome memiliki wajah yang khas (Pexels) - Image

Ilustrasi Penderita down syndrome memiliki wajah yang khas (Pexels)

 
 
JawaPos.com - Down syndrome merupakan kondisi kelainan genetik yang disebabkan oleh kelebihan kromosom.
 
Kelainan ini tentu berdampak pada pertumbuhan fisik dan mental terhadap penderitanya.
 
Kondisi tersebut membuat orang-orang yang mengalami down syndrome terlihat sama dan memiliki ciri khas yang melekat pada wajah dibanding orang pada umumnya.
 
Salah satu ciri fisik yang menonjol, yaitu terdapat dahi lebar dan hidung yang cenderung pesek. Namun, mengapa hal ini bisa terjadi demikian?
 
Penyebab penderita down syndrome memiliki wajah yang khas
 
Mengutip Very Well Health, penderita down syndrome memiliki ekstra kromosom atau sebuah struktur yang terdiri dari protein dan DNA.
 
Sedangkan, kromosom berperan penting terhadap bagaimana tubuh terbentuk dan berfungsi seiring pertumbuhannya.
 
Umumnya, setiap manusia memiliki 23 kromosom yang diwariskan dari masing-masing orang tua mereka.
 
Namun, penderita down syndrome mempunyai tiga salinan kromosom ke-21 yang dikenal pula sebagai trisomy 21. Ekstra kromosom ini membuat penderitanya terlihat sama dan punya wajah yang khas.
 
 
Ciri-ciri fisik penderita down syndrome
 
Orang dengan down syndrome memiliki sejumlah ciri wajah dan fisik yang khas. Hal ini paling jelas terlihat saat lahir dan dapat menjadi lebih jelas seiring berjalannya waktu. 
 
Ciri-ciri fisik penderita down syndrome, diantaranya:
 
- Wajah bulat dengan dahi lebar
- Lidah besar yang menonjol dari mulut
- Ujung mata mengarah ke atas dan berbentuk almond dengan kulit yang menutupi bagian dalam
- Hidung cenderung pesek
- Kepala, telinga, dan mulut tampak kecil
- Kulit berlebih pada leher membuatnya terlihat lebih pendek
 
Menyadur dari Klikdokter, penderita Down syndrome juga memiliki karakteristik lain, seperti:

- Tangan lebar dan pendek dengan jemari yang pendek
- Satu garis horizontal pada telapak tangan
- Jarak yang lebar antara ibu jari kaki dan jari-jari kaki lainnya
- Tubuh sangat lentur akibat persendian terlalu fleksibel
- Jari kelingking hanya ada satu sendi

 
Risiko yang muncul pada penderita down syndrome
Sindrom ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena berbagai kondisi kesehatan. Berikut adalah beberapa masalah yang berisiko bagi penderita down syndrome sebagaimana mengutip dari Mile High Down Syndrome Association.
- Cacat jantung
- Rentan terkena Alzheimer (penurunan fungsi otak)
- Penuaan dini
- Kulit kering
- Lemah otot (hypotonia)
- Leukimia
- Sebagian besar mengalami gangguan pendengaran, komunikasi, maupun berbahasa

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore