
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau memberikan keterangan pers mengenai 11 warga negara asing asal India yang diamankan pihaknya, di Baubau, Jumat (25/8/2023). (Foto ANTARA/Yusran)
JawaPos.com-Kendari, Sebanyak 11 orang warga negara asing asal India diamankan di Kota Baubau setelah sebelumnya keberadaan mereka ditemukan di pesisir pantai Desa Walompo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, dikutip dari Antara (25/8).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Baubau, Teguh Santoso, di Baubau, Jumat (25/88), mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi dari pihak kepolisian mengenai adanya warga negara asing itu, yang kemudian pihaknya turun ke lapangan untuk mengecek kebenarannya.
"Awalnya, jam 5 pagi saya dapat laporan dari Kabag Ops bahwa di Polsek Sampoabalo Polres Buton telah mendapati warga negara asing dan diamankan di Polsek, kemudian kami berkoordinasi dengan pihak polsek," ujarnya.
Para warga negara asing tersebut kemudian dibawa ke Imigrasi Baubau untuk pengecekan lebih lanjut.
Ia menerangkan bahwa sebanyak 11 orang berkebangsaan negara India itu terdiri dari 10 orang pria dan seorang perempuan.
"Jadi ke 11 orang warga asing ini setelah kami cek terdapat 6 orang telah overstay, 2 orang tak miliki dokumen, dan 3 lainnya dokumennya masih berlaku dengan status kunjungan," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan juga, kata Teguh, keberadaan warga India tersebut awalnya berangkat dari negaranya menuju Indonesia atau ke Jakarta lalu ke Kendari dan menuju Baubau melalui jalur laut. Namun secara pasti mereka masih tahap penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut.
"Jadi, kita belum bisa memastikan apakah korban penipuan atau bagaimana, kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi," ujarnya.
Kata dia juga, setelah hasil dari pemeriksaan itu, pihaknya akan koordinasi dengan Kedutaan Besar India untuk proses selanjutnya.
Bahkan, lanjut Teguh, setelah mendapat jawaban dari sana (Kedubes India), pihaknya baru akan memberikan sanksi-sanksi kepada mereka apakah itu deportasi atau kah projustisia.
Sementara itu, Kapolsek Sampoabalo, Iptu Al Muhalid menuturkan, pihaknya mengamankan warga negara India itu setelah mendapatkan informasi dari warga pesisir pantai Desa Walompo, Kecamatan Siotapina, pada Kamis (24/8) malam.
"Setelah kami cek ke TKP, kemudian kami melaporkan kepada pimpinan untuk bagaimana proses selanjutnya. Kemudian kami koordinasi dengan pihak Imigrasi untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Kapolsek Al Muhalid juga mengatakan bahwa dari interogasi awal mereka ke Indonesia melalui Jakarta lalu ke Kendari dan ke Baubau melalui kapal laut, kemudian mereka akan menuju Wakatobi. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
