Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2020 | 22.35 WIB

Rumor IPhone 2020 Pakai Pemindai Sidik Jari Ultrasonik di Balik Layar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Apple dengan perangkat iPhone terbaru yang akan hadir di tahun 2020 ini kembali dirumorkan akan membawa fitur pemindai sidik jari di balik layar atau under display fingerprint scanner. Fitur tersebut kini lumrah hadir di perangkat smartphone Android sejak beberapa tahun terakhir bahkan hingga kelas yang terjangkau.

Economic Daily News, dilansir JawaPos.com via MacRumors, Kamis (30/4), pada hari Senin menghidupkan kembali desas-desus bahwa iPhone tahun ini akan menampilkan teknologi pemindai sidik jari di bawah layar.

Menurut laman media berbahasa Mandarin itu, pembuat panel sentuh GIS, pembuat layar OLED BOE dan Qualcomm berkolaborasi pada teknologi ultrasonik, yang dapat menampilkan setidaknya satu dari model kelas atas dalam jajaran ‌iPhone‌ terbaru dari Apple yang salah satunya dikabarkan membawa varian 5G.

Laman tersebut juga merupakan sumber rumor tahun lalu yang menyebutkan bahwa salah satu iPhone 2020 Apple dapat memiliki pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar. Laporan-laporan itu mengklaim bahwa Apple akan menggunakan teknologi sensor sidik jari ultrasonik Qualcomm dalam setidaknya satu model iPhone yang akan dirilis pada tahun 2020, meskipun jangka waktunya dapat didorong kembali ke tahun 2021 karena pandemi global Covid-19.

Rumor itu juga sejalan dengan laporan tahun lalu dari analis Apple, Ming-Chi Kuo, analis Barclays, Bloomberg, dan lainnya yang mengatakan mereka mengharapkan Apple untuk merilis iPhone dengan Face ID dan otentikasi sidik jari di bawah tampilan pada tahun 2020 atau 2021.

Yang juga menyebutkan teknologi sidik jari di balik layar akan hadir pada perangkat iPhone baru adalah akun Twitter anonim dengan track record yang cukup akurat atas bocoran-bocoran perangkat iPhone. Akun tersebut mengatakan Apple sedang mengembangkan iPad Air baru dengan teknologi Touch ID (pemindai sidik jari) di bawah layar.

Saat ini ada dua jenis sensor sidik jari di bawah layar, termasuk optik dan ultrasonik. Varian optik mengandalkan cahaya dari layar smartphone untuk membuat gambar 2D sidik jari, sementara varian ultrasonik menggunakan suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar 3D sidik jari.

Qualcomm sudah memasok sensor sidik jari ultrasonik untuk beberapa smartphone Samsung, tetapi iPhone di masa depan berpotensi menggunakan versi teknologi yang lebih canggih yang bekerja di seluruh layar.

Apple diperkirakan akan menawarkan empat iPhone dalam tiga ukuran berbeda tahun ini. Keempat varian tersebut mencakup iPhone‌‌‌ 5,4 inci, iPhone‌‌‌ 6,7 inci, dan dua iPhone 6,1 inci.

Satu model 6,1 inci dan model 6,7 inci akan menjadi iPhone high-end, sementara yang lain 6,1 inci dan 5,4 inci lainnya akan menjadi model kelas bawah dan penerus iPhone 11. Apple diperkirakan akan meluncurkan model-model baru di musim gugur tahun ini jika pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=W7Sk2R8oNWc

https://www.youtube.com/watch?v=Anwl_HOdYXE

https://www.youtube.com/watch?v=twPy3M58JXk

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore