
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4/2026). (Istimewa)
JawaPos.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,6 persen (year on year/yoy) menjadi Rp1,1 triliun pada kuartal I 2026, yang ditopang kenaikan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar dua digit. Per akhir Maret 2026, pendapatan bunga bersih atau net interest income BTN tumbuh 13 persen yoy mencapai Rp4,26 triliun.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, mengatakan capaian ini mencerminkan transformasi yang dijalankan perseroan sejak 2019 mulai membuahkan hasil. "Laba di-drive atau diturunkan paling banyak dari efisiensi cost of fund. Jadi, kami sudah berhasil menurunkan yang mahal-mahal. Yang kedua, kami juga memperbaiki kualitas kredit," kata Nixon.
Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BTN tercatat tumbuh 9,9 persen yoy menjadi Rp422,63 triliun per kuartal I 2026, dengan dana murah (current account and savings account/CASA) yang juga positif.
Pada periode yang sama, CASA BTN tercatat naik 7,9 persen yoy menjadi Rp212,11 triliun atau menempati porsi 50,2 persen dari total DPK.
Dengan perkembangan tersebut, cost of fund membaik ke level 3,0 persen, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4,0 persen.
Dari sisi intermediasi, BTN mencatatkan penyaluran kredit dengan total nilai Rp400,63 triliun atau naik 10,3 persen yoy dari Rp363,11 triliun.
Dari total penyaluran kredit tersebut, penyaluran KPR subsidi BTN mencapai Rp193,55 triliun atau naik 7,7 persen yoy. Sedangkan, KPR nonsubsidi mencapai Rp112,56 triliun atau naik 5,4 persen yoy.
Kinerja penghimpunan DPK dan penyaluran kredit turut menopang peningkatan aset BTN sebesar 10,5 persen yoy menjadi Rp517,54 triliun per kuartal I 2026 dari Rp468,53 triliun.
Nixon juga menyampaikan kinerja positif perseroan tidak terlepas dari keberpihakan pemerintah kepada rakyat khususnya masyarakat menengah ke bawah. Sejak 1976 hingga awal April 2026, penyaluran KPR oleh BTN mencapai 6 juta unit.
"Dari 6 juta rumah tersebut, jika satu rumah 4 orang maka total ada 24 juta orang yang akhirnya bisa memiliki rumah layak huni," kata dia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
