Ilustrasi cara membuat skema cicilan aman (Frimufilms/Freepik)
JawaPos.com - Membeli barang atau meminjam uang dengan cara mencicil setiap bulan memang terasa ringan. Namun, bila cicilan tidak terkontrol dengan baik, maka jumlah utang bisa membesar yang ujung-ujungnya terlilit.
Salah satu cara membuat skema cicilan agar aman adalah dengan mengetahui rasio utang terhadap pendapatan atau Debt to Income (DTI). Rasio utang yaitu membandingkan pengeluaran cicilan utang bulanan dan pendapatan dalam bentuk persentase.
Manfaat rasio utang adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan membayar cicilan utang saat ingin meminjam lagi. Untuk mengetahui seberapa besar cicilan yang bisa dibayar setiap bulannya, maka perlu memahami pendapatan, pengeluaran utang, menghitung rasio utang, dan anggaran.
Berikut adalah 5 cara mengatur skema cicilan yang dilihat berdasarkan pendapatan, rasio utang, hingga anggaran yang dikutip Nerdwallet dan Investopedia.
1. Memahami Pendapatan
Sebelum mengambil pinjaman dan membayar cicilan tiap bulannya, ketahui terlebih dahulu jumlah pendapatan. Pendapatan bisa bersumber dari gaji pekerjaan penuh waktu, upah paruh waktu, wiraswasta dan pendapatan lepas.
Selain itu, bonus, tunjangan anak atau tunjangan yang diterima, manfaat jaminan sosial, serta pendapatan sewa properti masuk kategori pendapatan. Sedangkan pendapatan yang dihasilkan dari hadiah, warisan, hadiah, atau kejadian satu kali lainnya jangan dimasukan dalam pendapatan tetap.
2. Memahami Pengeluaran Utang
Untuk mendapatkan rasio utang yang akurat, yaitu dengan menyertakan pengeluaran untuk cicilan utang yang sudah dimiliki sebelumnya.
Kategori yang termasuk pengeluaran cicilan utang, yaitu kredit atau sewa perumahan, kredit kendaraan, pinjaman kartu kredit, dan pinjaman pribadi lainnya.
Tunjangan anak, tunjangan atau pembayaran lain yang diperintahkan pengadilan juga termasuk dari pengeluaran utang yang wajib dibayarkan.
Dalam menghitung rasio utang, ada biaya bulanan yang dikecualikan untuk mendapatkan persentase yang akurat. Jangan sertakan pengeluaran bulanan lainnya, seperti bahan makanan, gas, biaya utilitas, internet, asuransi, dan pengeluaran rekreasi.
3. Menghitung Rasio Utang terhadap Pendapatan
Pertama hitung secara keseluruhan cicilan utang yang dimiliki dan pendapatan bulanan yang dimiliki.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
