
JAGA KOMUNIKASI MASYARAKAT: Ricco (kiri) dan Riccy mengikuti pelantikan anggota DPRD Banyuwangi periode 2024-2029 di kantor dewan Rabu (21/8). Mereka terpilih untuk kali kedua.
Ricco Antar Budaya dan Riccy Antar Budaya berhasil terpilih kembali sebagai anggota DPRD Banyuwangi untuk periode kedua. Saudara kembar kelahiran 18 Desember 1990 itu pun mengajak generasi milenial tidak alergi politik dan memerangi hoaks.
SIGIT HARIYADI, Banyuwangi
---
LAYAKNYA menara kembar Petronas di negeri jiran, Malaysia, dua laki-laki berdiri menjulang di antara 50 calon anggota dewan yang berdiri di ruang rapat paripurna kantor DPRD Banyuwangi pada Rabu (21/8).
Ya, mereka berdiri di ruang utama kantor wakil rakyat tersebut guna menjalani pengucapan sumpah/janji sebagai anggota DPRD periode 2024–2029. Pengucapan sumpah/janji dipimpin ketua Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.
Kegiatan itu juga dihadiri Bupati Ipuk Fiestiandani, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi, unsur penyelenggara pemilu, hingga tokoh lintas agama.
Dua pria tersebut cukup menyita perhatian ratusan undangan yang hadir. Bagaimana tidak, secara fisik, tampilan bak pinang dibelah dua. Usianya juga tergolong masih muda. Generasi milenial. Mereka adalah Ricco Antar Budaya dan Riccy Antar Budaya.
Ricco dan Riccy merupakan saudara kembar yang sukses mempertahankan kursi DPRD Banyuwangi yang telah diduduki sejak 2019. Keduanya kembali dilantik menjadi anggota DPRD Banyuwangi periode lima tahun ke depan atau hingga 2029.
Saat mengarungi Pemilu 2024 lalu, pasangan kembar yang lahir pada 8 Desember 1990 tersebut menumpang kendaraan politik yang sama, yakni Partai Demokrat. Ricco maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) Banyuwangi 1. Dia memperoleh dukungan 4.069 suara di dapil yang meliputi wilayah Kecamatan Banyuwangi, Glagah, dan Kabat tersebut.
Sementara itu, Riccy bertarung di dapil Banyuwangi 3 yang meliputi wilayah Kecamatan Muncar dan Tegaldlimo. Dia melenggang ke gedung dewan setelah mengumpulkan 4.948 suara.
Ricco bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada orang tua. Terutama sang ibunda, Ida Ayu Kadek Tirtawati. Riccy juga berterima kasih kepada Ketua Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto.
Bagaimana kiat bisa mempertahankan kursi wakil rakyat? ”Selalu menjaga komunikasi, turun ke masyarakat, dan perjuangkan aspirasi mereka,” jawab Riccy kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.
Berkaitan dengan peran pemuda dalam pembangunan, Riccy mengatakan bahwa keterbukaan informasi serta kemajuan teknologi yang sangat pesat menjadi keuntungan bagi generasi muda. ”Ini bisa dijadikan senjata untuk bisa menuangkan ide, gagasan, pemikiran kita, anak-anak muda,” ujarnya.
Dengan begitu, lanjut Riccy, generasi muda bisa ikut berkontribusi terhadap perkembangan bangsa secara umum dan perkembangan Banyuwangi khususnya. ”Contoh terkecil, saat ini banyak info hoaks. Kita sebagai generasi muda bisa menjadikan media sosial untuk menuangkan karya kita, menyampaikan narasi-narasi positif untuk menangkal atau meluruskan hoaks tersebut,” ujarnya.
Riccy menuturkan, anak-anak muda juga bisa menyampaikan narasi-narasi edukatif terkait politik. Generasi milenial pun menjadi tidak anti dan apatis terhadap politik.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
