ALAMI LUKA BAKAR 96 PERSEN: Jenazah Briptu Rian dimakamkan secara kedinasan di Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, kemarin.
Dhila Diterima di Jurusan Kebidanan, Rian Jadi Paskibraka Jombang
Fadhilatun Nikmah tak hanya cerdas, tapi juga aktif di kegiatan Rohis serta menjadi sekretaris OSIS semasa di SMAN Ploso, Jombang. Di sekolah yang sama, Rian Dwi Wicaksono pernah terpilih menjadi anggota Paskibraka Jombang.
WENNY ROSALINA, Jombang
---
JELANG kelulusan dari SMAN Ploso, Jombang, Jawa Timur, Fadhilatun Nikmah mendapat kabar baik. Siswi yang akrab disapa Dhila itu dinyatakan lolos Kebidanan Poltekkes Surabaya di jalur UTBK-SBMPTN (ujian tulis berbasis komputer-seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri) atau sekarang disebut SNBT (seleksi nasional berbasis tes).
Para gurunya tak kaget karena Dhila memang dikenal cerdas. Nilai-nilainya bagus. Begitu juga tindak tanduknya. ’’Dia sekretaris OSIS yang ramah serta anggota ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis),’’ kenang Koordinator Guru BK SMAN Ploso Titik Romziati tentang siswi yang lulus pada 2014 itu, kepada Jawa Pos Radar Jombang yang menemuinya di SMAN Ploso kemarin (10/6).
Begitu pula Rian Dwi Wicaksono, adik kelas Dhila, yang kelak menikahinya saat keduanya sama-sama menjadi polisi. Secara akademik, Rian memang tidak semengilap Dhila. Namun, Rian yang lulus pada 2015 unggul di bidang nonakademik. Dia pernah menjadi anggota Paskibraka Jombang pada 2014.
Dengan latar belakang seperti itu, bisa dibayangkan betapa kagetnya para guru dan semua yang mengenal dua polisi berpangkat briptu itu ketika kabar duka nan tragis terdengar Sabtu (8/6) lalu. Rian mengalami luka bakar parah dan akhirnya meninggal, dengan sang istri, Dhila, yang dengannya telah dikaruniai tiga anak, menjadi tersangka pelaku. ’’Kalau kata guru-guru senior di sini, keduanya baik. Selama sekolah juga baik-baik saja,’’ ucap Nur Hidayat, kepala SMAN Ploso.
Briptu Rian Dwi Wicaksono Briptu Fadhilatun Nikmah.
Dhila, kata Titik, merasa tidak cocok dengan jurusan kebidanan. Dia lebih sreg menjadi polisi. Ketika ada pendaftaran bintara Polri 2014, dia bersama 27 temannya se-SMA pun mendaftar. Empat di antaranya diterima, termasuk Dhila.
’’27 anak itu menulis surat pendaftaran polisi di rumah saya. Fadhila memang cita-citanya sebagai polwan,” jelas Titik. Sampai Dhila lulus hingga jadi polwan, Titik kerap berkomunikasi dengannya. ’’Mulai tidak pernah komunikasi itu setelah dia menikah,’’ imbuh guru senior tersebut.
Dhila, sebagaimana Rian, sama-sama aktif di ekstrakurikuler Paskibraka. Namun, hanya Rian yang terpilih sebagai Paskibraka Jombang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
