
Lukisan tangan di Gua Bloyot di kawasan Karst Sangkulirang
"Di sini (Sangkulirang) rencananya ada tiga gua yang akan dilakukan upaya konservasi. Gua Tewet, Liang Karim, dan Gua Tamrin," terang Edy.
Dibutuhkan sekitar tiga jam untuk mengarungi sungai yang merupakan habitat buaya menuju base camp BPCP Kaltim di tepi kanan Sungai Marang dan di kaki Gunung Gergaji.
Mengutip situs Kemendikbud, Gua Saleh merupakan bagian dari kompleks Gunung Gergaji yang terletak di lereng timur punggungan Bukit Batu Raya. Pada awalnya gua itu bernama Gua Jeriji. Tapi, selanjutnya dinamai Gua Saleh untuk menghormati salah seorang penunjuk jalan lokal yang bernama Saleh.
Gua Saleh ditemukan pada 1998 dengan ruang gua yang cukup luas. Dan, penyebaran gambar-gambar yang ada di ruang utama serta anak-anak gua. Gambar yang ditemukan terdiri atas cap tangan, fauna (banteng dan rusa), serta trek perburuan.
Dari base camp BPCP, Gua Tewet yang paling mudah dijangkau. Kurang dari satu jam berjalan. Naik dan memanjat tebing setinggi 15 meter. Gua itu kali pertama diidentifikasi tiga penjelajah dan arkeolog.
Dua asal Prancis, yakni Luc Henri Fage dan Jean Michel Chazine. Plus peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) Pindi Setiawan pada 1999. Atas petunjuk seorang speleolog (orang yang mempelajari ilmu tentang gua) lokal, Tewet.
Di Gua Tewet, seni cadas mencapai kesempurnaan, seperti dibuktikan lukisan luar biasa ini. Semacam pohon kehidupan yang menghubungkan, dengan garis lengkung penuh corak bunga, tangan dihiasi tanda. Itu adalah puncak karya tulis tangan yang dikombinasi, didampingkan, dihubungkan. Tak pelak lagi estetis, mengusung emosi, dan menggegerkan.
Sedangkan jalur menuju Gua Liang Karim ada dua. Pertama melalui Gua Tewet. Memutar dan terjal. Lewat jalur ini bisa mampir ke Gua Pindi.
Gua Pindi juga punya garca, tapi telah rusak. Yang juga terancam akibat penurunan badan gua. Diduga karena salah satu pilar penyangga gua patah. Dari gua itu puncak Gunung Tandoyan terlihat megah.
Rute lain melalui jalur kiri. Itu adalah rute utama. Telah ada papan petunjuk yang dipasang. Namun, rute tersebut bisa membuat pendaki amatir putus asa. Dengan kemiringan 80 derajat. "Jalur ini berbahaya kalau hujan. Licin," kata Edy.
Sayang, ancaman kerusakan lingkungan besar telah menunggu kawasan Sangkulirang-Mangkalihat. Stepanus Gung dan Satriadi, dua jupel yang ikut dalam rombongan, bercerita, dari Hambur Batu, di sisi kiri Sungai Bengalon hingga ke hulu Sungai Marang, telah dikuasai berbagai perusahaan. Dari yang berstatus hutan tanaman industri (HTI), perkebunan sawit, hingga yang paling membuat masyarakat setempat khawatir, tambang batu bara.
"Tiga tahun lalu sudah ada eksplorasi dari perusahaan batu bara. Itu pondoknya," tunjuk Stepanus ke salah satu bangunan ulin.
Meski saat ini tambang batu bara belum beroperasi, apabila terjadi pembukaan lahan secara masif di dekat karst, dikhawatirkan garca di dalam gua terpengaruh.
"Suhu yang paling berpengaruh. Panas di tubuh manusia saja dari kajian kami bisa merusak gambar," ungkap Edy.
Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim Pradarma Rupang menyatakan, ada 37 izin usaha dan lokasi usaha yang menancapkan taringnya di kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat. Dari izin usaha pertambangan (IUP), perkebunan sawit, karet, hingga HTI.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
