Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 September 2017 | 00.30 WIB

Surabaya Sukses Lakukan Operasi Jantung Paling Sulit (1)

LANCAR: Ismail mendapat perawatan di RSUD dr Soetomo, Surabaya. - Image

LANCAR: Ismail mendapat perawatan di RSUD dr Soetomo, Surabaya.


Artinya, Ismail harus segera dioperasi. Kalau tidak, apalagi kalau sampai dia bersin, mengejan, atau batuk, robekan tersebut akan semakin parah: hingga ke dinding terluar aorta. Kalau itu terjadi, penderita akan mengalami pendarahan dalam yang hebat dan sulit dihentikan. Dalam hitungan 2–3 jam, penderita bisa meninggal.


Literatur menyebutkan, kondisi seperti Ismail itu lebih banyak dialami kaum pria, khususnya mereka yang memiliki riwayat darah tinggi dan merokok. Mengapa begitu? Tidak ada yang tahu secara pasti. Meski Tim Bedah Jantung RSUD dr Soetomo Surabaya sudah terkenal sangat berpengalaman, untuk menangani Ismail, mereka harus berpikir 2–3 kali. Sebab, membetulkan aorta yang robek adalah pekerjaan yang sangat amat sulit. Dibutuhkan kehalian khusus dan peralatan canggih. Operasi jenis itu disebut operasi jantung dengan prosedur Bentall.


Karena yang koyak berada di titik-titik yang aliran darahnya paling kencang, operasi saja tidaklah cukup. Dibutuhkan graft khusus untuk mengganjal bagian-bagian yang koyak tersebut agar kelak tidak robek lagi. Tindakan pemasangan graft itu disebut Hemiarch Aorta Replacement. Itu juga bukan tindakan yang sederhana.


Selain peralatan dan keahlian ahli bedah jantungnya, kasus Ismail membutuhkan ahli-ahli lain yang memiliki kemampuan lebih dari sekadar bedah jantung. Antara lain, ahli bius (anestesi) yang bisa menjaga agar Ismail tetap hidup saat aliran darah di sekujur tubuhnya dihentikan. Juga, ahli perfusi yang bertugas mengoperasikan mesin pengganti jantung dan paru-paru.


Sekalipun dokter-dokter dengan kemampuan yang dibutuhkan itu bisa terkumpul dengan segera, mereka juga tidak bisa langsung mengerjakan tugas. Masing-masing perlu mempelajari kasus penyakit Ismail dengan cermat agar bisa mempersiapkan segalanya dengan baik sehingga operasi berhasil.


Hal lain yang membuat operasi Ismail tidak bisa dilakukan adalah ketersediaan graft buatan Amerika Serikat untuk aorta arc-nya yang harus didatangkan secara khusus karena yang membutuhkan tidak banyak.


Seperti apa risiko dan kesulitan operasi Bentall serta pelaksanaan Hemiarch Aorta Replacement terhadap Ismail itu? Ikuti kelanjutan tulisan ini besok.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore