
KETEMU IDOLA: Para penonton berebut berfoto bersama penyanyi RnB Akon setelah konser mini di kantor Kemensos.
Menariknya, nada-nada tinggi dan cepat pun tak terlewatkan oleh keduanya dengan apik. Akon sampai tercengang melihat penampilan penggemar beratnya tersebut.
Akon menutup konser mini itu dengan mengucapkan salam sebagai seorang muslim. Dan begitu acara ditutup, puluhan penggemar langsung merangsek ke Akon untuk mengajak berfoto bareng, meminta tanda tangan, dan bersalaman dengan penyanyi yang juga pernah tampil dalam film American Heist, Black November, serta Ghostride the Whip itu.
Mensos Khofifah mengungkapkan, kehadiran Akon ke Indonesia membawa misi mulia. Akon bermaksud membantu warga SAD dan KAT untuk mendapat akses penerangan (listrik). Karena itu, kehadirannya harus mendapat apresiasi.
Khofifah menjelaskan, wilayah tempat tinggal masyarakat SAD dan KAT selama ini memiliki akses yang sangat terbatas. Selain tidak ada listrik, jalan menuju tempat mereka bermukim sangat sulit. Umumnya masih jalan setapak yang terjal, berbatu, dan berlumpur serta keluar masuk hutan.
’’Kalau PLN harus narik kabel sampai ke wilayah mereka, berapa investasi yang harus dikeluarkan? Belum lagi biaya yang harus dibayar penduduk setiap bulan. Sudah pasti ongkosnya besar,’’ ungkapnya.
Belum lagi jika mereka tidak membayar beberapa bulan, tentu aliran listriknya akan diputus. Karena itu, bantuan listrik tenaga surya dari Akon menjadi solusi efektif bagi SAD dan KAT.
Melalui program itu, lanjut Khofifah, hunian tetap masyarakat SAD dan KAT akan dialiri listrik 300 volt ampere. Alat yang dipasang di setiap rumah mampu bertahan sepuluh tahun. Warga pun tidak akan terbebani biaya setiap bulan.
”Harapannya, dalam kurun sepuluh tahun ke depan, mereka (SAD dan KAT) telah lebih sejahtera dan memperoleh akses yang lebih luas,” tuturnya.
Sementara itu, founder Yayasan Dwiyuna Jaya Dwi Putranto Sulaksono menyatakan, langkah mulia Akon merupakan perwujudan dari pelaksanaan sila kelima Pancasila. Yaitu, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. ”Di mana pun berada, mereka mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam mendapatkan fasilitas ketersediaan listrik bagi kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Akon pun menyebut Indonesia sebagai pilot project untuk program Akon Lighting Asia. Dia menyebut misinya itu semata-mata atas dasar kemanusiaan bahwa membantu sesama merupakan kewajiban. ”Saya berharap bukan hanya Afrika yang perlu mendapatkan penerangan, tapi juga di negara-negara Asia seperti Indonesia. Sebagai umat manusia, kita harus saling membantu,” tuturnya.
Sebelumnya (pada 2014) Akon menggalakkan Akon Lighting Afrika bersama dua rekannya, Thione Niang dan Samba Thily. Aksi kemanusiaan itu bermula dari cerita dua rekannya yang tumbuh di Kaolack, Senegal, sebuah kota tanpa listrik. Masa kecil dan pengalaman pribadi mereka menjalani hidup di kota tanpa penerangan tersebut membuat Akon dan dua temannya itu berkomitmen untuk membantu menerangi warga Afrika yang masih diliputi kegelapan.
’’Saat masih muda, saya harus belajar hanya dengan lilin. Itu pun lilin satu untuk menerangi satu rumah. Saya ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami hal tersebut,” ujar Thione Niang dalam pernyataannya di laman Akon lightning Afrika. (*/c5/c10/ari)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
