
TIDAK TRAUMA: Eni Emiyanti mendandani Dwi Maulana sebelum berangkat ke sekolah. Sementara itu, Inayatul Izza menung gui sambil menonton TV di ruang kamar darurat.
Bencana puting beliung memang menjadi pukulan berat bagi warga Desa Terung Kulon. Puting beliung kali ini merusak ratusan rumah warga. Sembilan tahun lalu, sejatinya pernah terjadi puting beliung, tetapi hanya merobohkan pohon. ’’Dua tahun lalu juga ada hujan es batu, sampai genting rusak,” katanya sambil mengelus-elus rambut Dwi Maulana, putranya, di atas kasur.
Malam hampir berganti pagi, Eni mulai terlelap dalam kisahnya yang begitu pilu. Dia memeluk putranya yang lebih dahulu terlelap dengan penuh hangat. Berharap esok bantuan dari pemerintah bisa turun lebih cepat. (*/c7/dio/sep/JPG/bersambung)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
