
SABAR DAN TENANG: Nurul Huda dan Rini Astutik sedang menunggu ‘’pasien’’ di ruang mediasi Pengadilan Agama (PA) Sidoarjo pada Selasa (24/1).
Rini Astutik, mediator lain, menuturkan bahwa banyak pihak yang belum paham soal tujuan mediasi. Padahal, mediasi juga masuk dalam hukum acara. Hal itu merupakan proses awal sebelum para pihak masuk materi pokok persidangan.
”Selama ini yang mereka tahu mediasi agar bisa damai, rujuk,” ucap perempuan 29 tahun itu lantas tersenyum.
Sebagai seorang mediator, Rini harus memiliki mental baja. Menjadi ”keranjang” penerima luapan kemarahan kerap dialaminya. Ibu satu anak tersebut menyadari, mereka yang datang ke PA memiliki beragam masalah. Bagaikan menyaksikan sinetron kehidupan. Rini pernah mengalami kejadian seorang istri yang pingsan setelah menangis histeris karena tidak terima diceraikan saat mediasi. Dia dan petugas pengadilan pun menggotongnya ke musala untuk disadarkan.
Ada pula suami yang memohon-mohon sampai bersimpuh di kaki istri agar tidak terjadi perceraian. Juga, ada suami yang emosi dan melempar barang ke muka istri. ”Makanya, dalam mediasi, di meja tidak boleh ada barang-barang agar tidak ada yang terluka,” tegasnya.
Rini pernah diancam salah seorang pihak yang bercerai karena tidak terima atas gugatan pasangannya. Jika perceraian tetap dilakukan, pengadilan akan dibuat gempar. Ada juga suami yang mengancam membunuh istrinya jika tetap ngeyel berpisah. ”Yo wis iku resiko (itu sudah risiko). Kami harus terima,” kata ibu satu anak tersebut.
Di PA Kota Delta, Huda dan Rini yang bergabung sejak 2012 merupakan mediator termuda. Kala itu mereka belum berumah tangga. Sering kali masukan dan nasihat mereka diacuhkan karena dianggap tidak memiliki pengalaman berumah tangga.
Saat ini total ada tujuh mediator di PA. Lima mediator lainnya merupakan pensiunan hakim dan hakim tinggi. Bidang tugas mereka tidak hanya di Kota Delta, sedangkan Rini dan Huda tetap setia di PA Sidoarjo saja. (*/c21/pri/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
