Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 November 2018 | 02.47 WIB

Fahd Pahdepie, Inisiator dan Penggerak Revolusi Kedai Kopi

Fahd Pahdepie pencetus revolusi Kedai Kopi, Gerakan keliling Indonesia mengajak anak muda sadar politik di kafe diskusi kopi, Jakarta, Selasa (13/11). - Image

Fahd Pahdepie pencetus revolusi Kedai Kopi, Gerakan keliling Indonesia mengajak anak muda sadar politik di kafe diskusi kopi, Jakarta, Selasa (13/11).


Ayah Falsafa Kalky Pahdepie dan Alkemia Malaky Pahdepie tersebut mengatakan, RKK hanya menyasar anak muda. Menurut dia, jumlah anak muda di Indonesia sangat banyak, bahkan mayoritas. Namun, dalam perpolitikan nasional, anak muda hanya dijadikan gimmick. Mereka sebatas meramaikan suasana tanpa punya peran penting. Padahal, tutur dia, anak muda harus memegang kendali. "Anak muda harus menjadi driver," tutur penulis yang juga entrepreneur itu.


Melalui RKK, Fahd ingin mengajak anak muda mengambil peran, melahirkan karya, dan menunjukkan prestasi. Menurut dia, memengaruhi anak muda harus dilakukan dengan sesuatu yang mereka gandrungi. Salah satunya lewat kedai kopi. Sebab, anak muda sangat gandrung datang ke warung kopi. Sampai saat ini RKK sudah digelar di 17 kota se-Indonesia.


Dari kota-kota yang dikunjungi, mayoritas anak muda ingin berbuat sesuatu untuk masyarakat. Mereka tidak ingin diam, tapi ingin mempunyai value. Selain menyadarkan anak muda, Fahd mengajak mereka berkolaborasi antar sesama. Anak muda yang pernah ikut diskusi RKK mempunyai semangat berkarya.


Di Ambon, misalnya, mereka punya semangat berkarya dalam dunia tulis-menulis. Mereka menulis cerpen, puisi, dan opini di media massa. Mereka pun mengabarkan berita gembira itu kepada Fahd. Gerakan nyata muncul di Lombok. Komunitas yang sebelumnya ikut acara RKK bersatu saat terjadi gempa bumi. Mereka mengumpulkan bantuan untuk para korban.


Soal biaya diskusi, Fahd mengaku membiayai sendiri. Menurut dia, biaya yang dikeluarkan tidak banyak. Agar biaya tidak terlalu besar, acara itu selalu dia barengkan dengan undangan ke daerah. Jadi, sebelum atau sesudah acara di daerah, dia menyiapkan waktu khusus untuk diskusi dengan anak-anak muda. Fahd menargetkan diskusi tersebut bisa digelar di 50 kota. Saat ini dia terus berkeliling Indonesia untuk mengajak anak muda bangkit dan sadar menatap masa depan.


Selain aktif menggerakkan anak muda, Fahd tidak lupa dengan hobinya menulis. Sampai sekarang dia sudah menulis 20 buku, baik fiksi maupun nonfiksi. Bukunya yang berjudul Hijrah Bang Tato dalam proses diangkat di layar lebar. Saat ini dia juga menyiapkan buku baru yang akan diberi judul Muda Berdaya, Karya Raya. Buku itu merupakan hasil keliling Indonesia bersama RKK.


Fahd juga masih terus mengembangkan unit bisnisnya. Sekarang dia mempunyai beberapa usaha. Ada konsultan media, travel haji dan umrah, kedai kopi, barbershop, serta production house. Dia ingin menjadi inspirasi bagi anak-anak muda. 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore