
OMZET MENINGKAT: Kemas (kiri) bersama ibu-ibu PKK RT 5, RW 2, menunjukkan produk telur asin mereka.
Di Arab Saudi, banyak restoran Indonesia. Telur asin menjadi makanan khas yang seharusnya mejeng di sana. ”Nanti telurnya umrah duluan, yang bikin belakangan,” celetuk Rohmah.
Tiap butir telur yang kecil dibanderol Rp 3.000, sedangkan yang besar Rp 3.500. Telur asin dikemas apik dalam mika berukuran 25 x 25 sentimeter yang berisi 25 butir per wadah. Label bertulisan Telur Asin Ceria terselip di dalamnya.
Kini ibu-ibu PKK makin ceria. Mereka bisa mengantongi tambahan penghasilan untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Membantu keluarga mereka lebih sejahtera. Kemandirian ekonomi ditunjukkan ibu-ibu PKK melalui kegiatan yang produktif tersebut. (*/c16/oni/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
