
Para Pencari Tuhan mendapatkan penghargaan MURI./Abdul Rahman
Sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) lekat dengan momen Ramadan. Tak terasa, sinetron besutan Deddy Mizwar itu sudah memasuki musim ke-14. Yang berarti sudah 14 tahun PPT menemani penonton televisi di bulan suci. Dengan komedi menggelitik, juga pesan menyejukkan.
---
PPT kali pertama mengudara pada Ramadan 2007. Kisah hidup Bang Jack (Deddy Mizwar) –seorang marbot atau penjaga masjid– dengan segala drama dan komedinya berhasil mencuri perhatian penonton.
Sebagai marbot, hidup Bang Jack sederhana. Di awal kisah, Bang Jack menjadi sosok mentor bagi tiga mantan narapidana: Chelsea (Melky Bajaj), Barong (Aden Bajaj), dan Juki (Isa Bajaj). Kini, 14 tahun berlalu setelah berbagai proses, Bang Jack dikisahkan tengah sukses menjadi seorang pemain sinetron.
Diceritakan, sinetron religi yang dibintangi Bang Jack laris manis. Namanya makin berkibar sebagai aktor. Perannya sebagai Ustad Golok membuatnya menerima bayaran fantastis di samping popularitas. Di sisi lain, Pak Jalal (Jarwo Kwat) justru berharap Bang Jack berhenti menjadi aktor dan kembali menjaga masjid layaknya dulu.
Selain drama kehidupan Bang Jack, drama asmara juga muncul. Yakni hubungan percintaan antara Zahra (Betari Ayu) dan Ustad David (Syakir Daulay). Zahra ingin memenuhi permintaan sang ayah untuk segera menikah. Namun, David dapat kesempatan melanjutkan studi ke Al Azhar Kairo, Mesir.
Dalam jumpa pers Rabu (21/4) Deddy mengungkapkan rasa syukurnya. Sinetron yang digarap dan dibintanginya mendapat sambutan hangat di tiap Ramadan. Para penonton terhibur sekaligus terinspirasi dengan nilai rohani yang disampaikan dengan cara menyenangkan.
Tahun ini Para Pencari Tuhan mengangkat tajuk Inget Mati, Bro! Menurut Deddy, tajuk tersebut dimaksudkan untuk mengajak penonton bahwa apa pun yang ada di dunia ini, pada akhirnya semua manusia akan berpulang. Pengingat agar manusia tidak melulu mengejar hal-hal duniawi seperti kekayaan, ketenaran, status, atau kemewahan.
Meskipun tajuk yang diangkat cukup filosofis, Deddy mempertahankan aspek pemaparan cerita yang ringan. Komedi, romansa, dan kehidupan kelas menengah tetap jadi latar cerita yang bisa related dengan banyak orang.
Persahabatan Jack dan Jalal juga mengalami dinamika. Jack tengah di atas angin, sedangkan Jalal merindukan sosok sahabat. ”Mereka punya pandangan berbeda dan sering berkonflik. Tapi, Jack sadar bahwa Jalal adalah teman terbaik,” jelas Deddy.
Puncaknya, di episode 21 April lalu, Jack dan Jalal terlibat pertengkaran yang cukup kacau. Selama 14 tahun PPT, belum pernah Jalal ribut sebesar ini dengan Jack lantaran perbedaan status dan pekerjaan. ”Ini termasuk yang cukup berkesan lho. Biasanya gak ribut besar, haha,” kata Jarwo.
Baca Juga: Mudik Awal ke Surabaya dengan Syarat Ketat
Syakir juga menceritakan keseruan memerankan David, ustad muda, sejak tahun lalu. Kebetulan, sosok Syakir lekat dengan citra pemuda taat beragama. ”Pas ditokohkan jadi Ustad David, seneng karena bakal nemenin Bang Jack terus. Bisa deket sama Pak Haji Deddy,” ungkap Syakir.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yDjZm-gDs6M

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
