
Photo
JawaPos.com - Pengacara Deolipa Yumara mendadak dikenal publik Indonesia setelah mendampingi Bharada E dalam kasus penembakan Brigadir J. Meski Deolipa menjadi pengacara Bharada E tidak sampai satu minggu, ia berhasil menggenggam popularitas.
Setelah tugasnya sebagai pengacara Bharada E disudahi, Deolipa lantas menunaikan mimpinya menggelar konser musik. Konser berhasil terwujud pada Senin (22/8) di bilangan Pancoran Jakarta Selatan dan dihadiri ratusan orang dari kalangan anak muda.
Dalam konser yang mengusung tajuk Nyanyian Penyatu Negeri, Deolipa membuka penampilannya dengan membawakan lagu Pancasila Rumah Kita milik mendiang Franky Sahilatua.
"Almarhum Franky Sahilatua juga adalah penyanyi pemersatu bangsa Indonesia. Saya akan menyanyi untuk almarhum, tapi saya tetap akan memberikan royalti kepada keluarganya atas lagu yang saya nyanyikan ini," kata Deolipa sebelum menyanyi.
Bersama Deolipa Project, ia membawakan sejumlah lagu dalam gelaran konsernya. Seperti lagu Ibu Pertiwi. Menyanyikan lagu ini, Deolipa turun dari atas panggung dan membaur bersama para penonton. Deolipa bahkan mengajak penonton untuk bernyanyi bersama.
Selain itu, Deolipa juga membawakan sejumlah lagu ciptaannya sendiri. Yaitu lagu berjudul Mencari Kasih 1, Ke Tanah Jawa, Tak Bisa Kembali, dan yang lainnya.
Deolipa menegaskan dirinya menggelar konser bukan aji mumpung setelah menjadi sorotan publik menjadi pengacara Bharada E. Dia mengaku mempersiapkannya sudah sejak tahun lalu, namun tertunda pelaksanaannya akibat pandemi.
"Rencana saya mengadakan konser ini sudah lama, cuma karena Covid-19 sempat tertunda. Pas bulan Juni saya rencanakan bulan Agustus dengan tim. Ndilalahnya, ada kejadian Sambo," kata Deolipa.
Bermusik sekaligus menjadi pengacara merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dalam diri Deolipa. Dia pun mengaku menjalaninya dengan enjoy.
"Kadang-kadang pengacaranya jadi penyanyi, penyanyi jadi pengacara. Kadang jadi psikolog, kadang tukang piutang. Bebas mah, namanya juga seniman. Kita gabungkan beberapa pekerjaan jadi satu," kata Deolipa.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
