Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 22.55 WIB

Fakta di Balik Keputusan Sarwendah Pindah Rumah Cilandak, CCTV Rekam Situasi yang Bikin Merasa Tidak Aman

Sarwendah. (Instagram: sarwendah29) - Image

Sarwendah. (Instagram: sarwendah29)

JawaPos.com - Sarwendah melalui kuasa hukumnya akhirnya mengungkapkan alasan di balik keputusannya meninggalkan rumah mewah di Cilandak yang selama ini ditempatinya bersama anak-anak. Menurutnya, rumah yang merupakan bagian dari harta gono-gini itu sudah tidak memberikan rasa aman dan nyaman bagi Sarwendah dan juga anak-anaknya.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan bahwa kliennya memutuskan pindah setelah kondisi rumah tersebut mulai tidak kondusif untuk tumbuh kembang anak-anak. Salah satu penyebabnya, rumah mewah itu sering didatangi orang-orang diduga tukang ragih utang atau debt collector.

"Situasi-situasi tidak aman seperti itu tidak baik untuk anak-anak klien kami. Ada pihak-pihak lain yang mencari orang lain di rumah itu," ujar Chris di PN Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Pihak Sarwendah mengaku memiliki bukti berupa rekaman kamera CCTV yang merekam kedatangan sejumlah pria yang diduga debt collector pada 11 Juli 2026 sekitar pukul 21.52 WIB. Rekaman tersebut menjadi salah satu dasar kekhawatiran Sarwendah terhadap keamanan dirinya dan anak-anaknya jika terus tinggal di rumah mewah Cilandak.

Tak hanya persoalan keamanan, Sarwendah juga merasa tidak tenang tinggal di rumah mewah itu karena terancam dilelang oleh pihak bank setelah pembayaran cicilannya ditangguhkan oleh Ruben Onsu.

"Klien kami tidak mau diberikan harta gono-gini yang bermasalah seperti itu. Sarwendah tidak mau ambil pusing lagi," ujar Chris Sam Siwu.

Menurut dia, pihak bank bahkan telah mengirimkan surat yang berisi pemberitahuan mengenai rencana lelang terhadap rumah mewah tersebut. Kondisi itu semakin menguatkan keputusan Sarwendah untuk hengkang dari rumah Cilandak.

"Surat dari bank, akan ada rencana lelang. RO mendapatkan dua aset, klien kami juga mendapatkan dua aset. Aset RO clean and clear, tapi punya Sarwendah tidak," jelas Chris Sam Siwu.

"Klien kami tidak mau terseret lagi dengan pusaran masalah itu. Klien kami memilih pindah. Untuk apa? Mencari kebahagiaan dengan anak-anak," kata Chris.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore