Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2024 | 19.41 WIB

Valentine Sebentar Lagi Datang, Yuk Cari Tahu Sejarahnya!

Ternyata tidak banyak. Hari Santo Valentine adalah hari raya dalam agama Katolik, ditambahkan ke kalender liturgi sekitar tahun 500 Masehi. Hari itu diperingati bagi para martir suci yang diberi nama—Anda dapat menebaknya—Valentine.

Legenda yang berbeda merayakan tiga orang suci yang berbeda yang disebut Valentine atau Valentinus, namun karena sangat sedikit yang diketahui tentang orang-orang ini dan terdapat laporan yang saling bertentangan mengenai kisah Hari St. Valentine, hari raya tersebut dihapus dari kalender liturgi Katolik Roma pada tahun 1969.

Meskipun tidak banyak yang diketahui tentang sejarah sebenarnya dari Santo Valentine yang menjadi dasar hari raya tersebut, legenda Santo Valentine memiliki beberapa cerita. Salah satu legenda mengatakan bahwa Santo Valentine menolak berpindah agama menjadi paganisme dan dieksekusi oleh Kaisar Romawi Claudius II.

Sebelum dieksekusi, dia secara ajaib mampu menyembuhkan putri sipir penjara, yang kemudian masuk Kristen bersama keluarganya. Legenda lain mengatakan seorang uskup bernama Santo Valentine dari Terni adalah nama sebenarnya dari hari raya tersebut; Santo Valentine ini juga dieksekusi.

Namun menurut yang lain dan ini adalah bagaimana Santo Valentine menjadi berafiliasi dengan hari raya yang berfokus pada cinta Santo Valentine adalah seorang pendeta Romawi yang mengadakan pernikahan bagi prajurit yang dilarang untuk menikah, karena dekrit kaisar Romawi yang menyatakan bahwa prajurit yang menikah bukanlah prajurit yang baik dan jadi pria muda tidak bisa menikah.

Santo Valentine ini mengenakan cincin bergambar Cupid simbol cinta yang membantu tentara mengenalinya. Dan, sebagai pendahulu kartu ucapan, dia membagikan kertas hati untuk mengingatkan umat Kristiani akan kasih mereka kepada Tuhan.

Karena legenda ini, Santo Valentine dikenal sebagai santo pelindung cinta. Doa Santo Valentine meminta Santo Valentine untuk mempertemukan sepasang kekasih, sehingga keduanya menjadi satu, dan pasangan mengingat pengabdiannya kepada Tuhan.

Meskipun kisah Santo Valentine menjadi dasar untuk menetapkan hari itu sebagai hari libur cinta romantis, yang benar-benar memperkuat hubungan antara Santo Valentine dan cinta adalah sebuah puisi karya penulis abad pertengahan Geoffrey Chaucer pada tahun 1375, yang oleh para sejarawan dianggap sebagai asal mula perayaan Hari Valentine “modern”, di mana kita merayakan hubungan romantis kita dengan orang lain.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore